Politik Pemerintahan

DPRD Kota Malang Yakinkan Masyarakat Tidak Takut Sekolah Tatap Muka

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika.

Malang(beritajatim.com) – Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika meminta masyarakat untuk tidak takut apabila sekolah tatap muka kembali diberlakukan di Kota ini. Hal ini menyusul rencana Pemerintah Kota Malang berencana mengizinkan kembali sekolah tatap muka untuk tahun ajaran baru 2021/2022 mendatang.

“Saya rasa masyarakat tidak perlu resah karena nanti semua nanti daerah yang ingin melakukan tatap muka pasti akan diverifikasi. Apakah wilayah ini sudah masuk dizona hijau, kuning atau masih merah,” kata Made.

Made mengatakan, untuk meminimalisir ketakutan masyarakat karena sekolah telah dilakulan daring atau online selama setahun penuh. Maka Pemkot Malang wajib memaksimalkan sosialisasi ke masyarakat. Sosialisasi dan kesiapan dianggap penting untuk menghindari polemik di masyarakat.

“Memang tren penyebaran Covid-19 di Kota Malang kan menurun terus. Ini dilihat dari angka pasien yang positif, yang sembuh lebih tinggi, kemudian angka kematian pun kalau kita bisa lihat memang usia usia tua,” ujar Made.

Made mengatakan, persiapan sekolah tatap harus dikebut. Demi memberikan sentimen positif terhadap pemulihan ekonomi, sehingga pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 bisa berjalan seimbang. Menurutnya, Pemkot Malang tidak dapat memutuskan sendiri kebijakan sekolah tatap muka. Pemkot Malang harus mengantongi persetujuan dari Pemprov Jatim, Pemerintah Pusat dan BNPB Pusat selaku ketua penanganan Covid-19.

“Tidak serta merta walaupun Pemda mengizinkan tapi kalau Pusat tidak mengizinkan juga tidak bisa. Kalau saya memang kalau sudah melalui pertimbangan yang matang ya monggo (silahkan). Seperti yang saya sampaikan tadi verifikasinya pasti jalan,” tandas Made. (luc/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar