Politik Pemerintahan

DPRD Koreksi Peta Zona Hijau Penyebaran Covid-19 di Sampang

Aulia Rahman Sekertaris Komisi I DPRD Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Zona hijau peta penyebaran Covid-19 yang terjadi di wilayah Kabupaten Sampang, mendapat koreksi dari Aulia Rahman, Sekertaris Komisi I DPRD Kabupaten setempat.

Hal itu karena terdapat salah satu warga Kecamatan Proppo, Pamekasan, yang tergabung dalam cluster pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya beberapa waktu lalu, diduga terinfeksi wabah virus Corona alias Covid-19. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, ternyata pria tersebut tercatat sebagai petugas kesehatan di Kabupaten Sampang.

“Setelah saya konfirmasi ke pihak Kasi Haji di Sampang, memang ada lima orang yang ikut pelatihan di asrama haji Sukolilo, dari Kemenag 2 orang dan Dinkes 3 orang, dengan situasi ini saya sagat meragukan bahwa di Sampang zona hijau, mari kita lakukan tes secara massal agar bisa dilakukan antisipasi dini,” terangnya, saat ditemui di ruang fraksi Demokrat, Senin (13/4/2020).

Aulia juga menjelaskan, selain dugaan adanya petugas kesehatan yang tertular virus Corona, pendirian posko penanganan Covid-19 di Pantura Sampang, baru saja dilakukan dua hari yang lalu.

“Saya mendapat informasi TKI yang masuk ke Sampang ini banyak sekali, apakah itu sudah terdeteksi, apalagi yang tercatat sebagai TKI ilegal susah dilakukan pemantauan,” imbuhnya,

Oleh sebab itu, Aulia menyarankan posko penanganan Covid-19 yang terletak di jembatan timbang Kecamatan Jrengik, secepatnya dipindah ke pintu masuk wilayah Kabupaten Sampang.

“Seharusnya posko yang ada di jembatan timbang itu dipindah ke Desa Panyepan, karena di sana merupakan pintu masuk wilayah Sampang,” tandasnya.

Sekedar diketahui sesuai informasi yang diperoleh melalui Kemenag Sampang, lima orang yang ikut pelatihan di asrama haji Sukolilo berlangsung antara 9 sampai 18 Maret 2020 lalu, dua orang dari Kemenag dan tiga dari unsur Dinas Kesehatan.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar