Politik Pemerintahan

DPRD Kabupaten Malang Upayakan Kenaikan Insentif Pekerja Sosial

Malang (beritajatim.com) – Upaya menaikkan insentif bagi pekerja sosial di Kabupaten Malang, mendapat respon positif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang. Dewan menyepakati peningkatan insentif bagi pekerja sosial pada tahun 2021 mendatang.

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto mengaku sudah menyepakati adanya peningkatan insentif bagi pekerja sosial di Kabupaten Malang, mulai dari Rt/Rw hingga Pembina Keluarga Berencana Desa (PKBD) dan Sub Pembantu Pembina Keluarga Berencana (PPKBD).

“Insentif Rt/Rw yang sudah kita rencanakan akan diberikan pada tahun 2021 sebesar Rp 250 ribu per bulan,” ungkap Didik Gatot Subroto, Senin (7/9/2020).

Menurut Didik, untuk insentif PKBD akan dinaikkan dari Rp 300 ribu menjadi Rp 500 ribu setiap bulan. Sementara PPKBD dari Rp 200 ribu menjadi Rp 400 ribu.

“Untuk petugas Posyandu juga akan kami tingkatkan dari Rp 300 ribu menjadi 600 ribu per bulan,” papar Didik yang juga Bakal Calon Wakil Bupati Malang itu.

Didik menambahkan, insentif ditingkatkan, karena mereka dianggap sebagai pekerja sosial. Sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada pekerja sosial, hal itu perlu dilakukan peningkatan insentif.

“Ke depan insentif akan terus ditingkatkan dengan melihat kemampuan APBD,” ujarnya.

Didik menambahkan, Pemkab Malang diminta untuk menggenjot dinas penghasil agar menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga sebagian PAD akan digunakan untuk memberikan insentif kepada pekerja sosial di Kabupaten Malang. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar