Politik Pemerintahan

Genjot SDM Tenaga Kerja

DPRD Kabupaten Kediri Usul Penambahan BLK

Kediri (beritajatim.com) — Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri mengusulkan penambahan jumlah Balai Latihan Kerja (BLK). Mengingat, saat Pemkab Kediri baru memiliki satu BLK di Desa Bogo, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri, Mudhofir dengan rasio luas wilayah di Kabupaten Kediri yang besar di Jawa Timur, satu BLK kurang mencukupi. Oleh sebab itu, harus ada penambahan gedung BLK untuk meningkatkan SDM tenaga kerja, serta menekan angka pengangguran terbuka.

“Kami rasa diklatnya kurang. Maka, sudah sering kami sampaikan di berbagai forum karena luas wilayah kita 5 persen Jawa Timur, kesulitannya bisa melatih mencari kerja yang begitu besar. Kalau balainya hanya satu, perlu ditambah untuk kepedulian dengan peningkatan SDM pencari kerja,” ungkap Mudhofir.

Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri minta Pemerintah Kabupaten Kediri dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja untuk menambah jumlah BLK. Dengan penambahan BLK, diharapkan dapat mengakomodir jumlah peserta diklat yang lebih banyak.

Sehingga kualitas tenaga kerja asal Kabupaten Kediri dapat berdaya bersaing di kancah pencari kerja yang kian terbuka. Ide terobosan tersebut, juga diharapkan mampu menekan angka penangguran yang masih berada di posisi 3,6 persen.

Masih kata Politisi PKB ini, hal lain yang perlu dilakukan oleh Disnaker adalah melakukan komunikasi lintas daerah. Tujuannya untuk mengetahui lowongan pekerjaan di daerah yang sesuai dengan formasi atau kemampuan yang dimiliki tenaga kerja Kabupaten Kediri.

Terpisah, Kepala Disnaker Kabupaten Kediri, Dwi Hari Winarno mengatakan, program tahun ini difokuskan pada penempatan kerja dan peningkatan kualitas tenaga kerja. Untuk peningkatan kualitas tenaga kerja melalui berbagai pelatihan baik di BLK maupun di luar, dengan targetkan menjangkau 500 an orang dalam satu tahun.

Perlu diketahui, angka pengangguran di Kabupaten Kediri tahun 2019 sebesar 3,68 persen atau turun dari tahun sebelumnya 4,25 persen. Untuk menekan jumlah penganguran tersebut, selain melalui pelatihan, Disnaker juga job fair atau bursa lowongan kerja dengan menyediakan lowongan hingga 2 ribu lebih, serta mini job fair berskala 700 hingga 800 lowongan kerja. [nm/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar