Politik Pemerintahan

DPRD Jember Tunda Pembahasan KUA-PPAS APBD 2020

Jember (beritajatim.com) – Badan Anggaran DPRD Jember menunda pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) selama dua hari.

Seharusnya KUA-PPAS yang menjadi dasar pembahasan Rencana APBD 2020 mulai dibahas Senin (11/11/2019) kemarin. Namun Banggar menghendaki penundaan, karena berkas KUA-PPAS baru diterima pagi kemarin, beberapa jam sebelum rapat pembahasan awal bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

“Banggar belum sempat mempelajarinya. Banggar minta waktu dua hari untuk mempelajarinya,” kata Ketua DPRD Jember M. Itqon Syauqi.

Menurut Itqon, dua hari dirasa cukup untuk mempelajari KUA-PPAS. “Insya Allah cukup, kalau pakai sistem SKS (Sistem Kebut Semalam),” katanya.

DPRD Jember tak bisa menunda terlalu lama untuk mempelajari KUA-PPAS. “Kami menunggu KUA sudah berbulan-bulan lalu,” kata Itqon.

Penyampaian Rancangan KUA dan PPAS oleh bupati kepada DPRD seharusnya paling lambat minggu kedua Juli 2019. Sementara kesepakatan antara bupati dan DPRD Jember atas Rancangan KUA dan PPAS dicapai paling lambat minggu kedua Agustus 2019. Ini artinya ada tiga bulan keterlambatan.

Ketua Fraksi Pandekar Agusta Jaka Purwana mengatakan, dengan mempelajari KUA-PPAS lebih dulu, legislator bisa merespons paparan TAPD. “Ketika ada paparan lalu kami tidak mengerti sama sekali kan kami lola lolok (tidak tahu apa-apa, red). Ketika melakukan pengawasan, kami kan juga harus tahu anggaran apa saja yang diperlukan eksekutif,” katanya.

“Sebenarnya dua hari tidak cukup. Tapi bisa kami mampatkan, minimal kami bisa baca-baca dulu,” kata Agusta. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar