Politik Pemerintahan

DPRD Jember: Tenaga Kesehatan adalah Pahlawan, Harus Diperhatikan

Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi

Jember (beritajatim.com) – DPRD Jember, Jawa Timur, meminta kepada pemerintah daerah agar benar-benar memenuhi hak insentif tenaga kesehatan tepat waktu. Saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid di Jember kian bertambah.

Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi mengkhawatirkan sistem pelayanan kesehatan yang tak mampu menghadapi gelombang ledakan pasien yang memiliki kondisi buruk. Berdasarkan data yang diterimanya, Sabtu (3/7/2021) kemarin, tingkat hunian tempat tidur khusus isolasi pasien Covid di rumah sakit mencapai 90,13 persen dari total ketersediaan 446 tempat tidur di 13 rumah sakit. Itu pun yang menyediakan unit perawatan intensif (intensive care unit) hanya enam rumah sakit.

“Pahlawan kita hari ini adalah para tenaga kesehatan. Mereka bertaruh nyawa di garda terdepan melawan Covid-19. Jadi kebangetan banget kalau negara ini tidak memberi mereka insentif yang memadai,” kata Itqon kepada┬áberitajatim.com, Minggu (4/7/2021).

Pemerintah Kabupaten Jember mengalokasikan Rp 150 miliar dalam refocusing anggaran dana penanganan Covid-19. Itqon berharap agar insentif bagi tenaga kesehatan dalam anggaran tersebut benar-benar cukup. Sebagai bagian dari lembaga pengambilan kebijakan, parlemen siap mendorong semua usaha Pemkab Jember untuk menangani Covid ini dengan baik dan cepat. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar