Politik Pemerintahan

DPRD Jember Setujui Perda Penyertaan Modal untuk Kahyangan

Rapat DPRD Jember

Jember (beritajatim.com) – DPRD Jember, Jawa Timur, akhirnya menyetujui peraturan daerah penyertaan modal untuk Perusahaan Daerah Perkebunan Kahyangan, dalam sidang paripurna pengesahan lima rancangan peraturan daerah, Kamis (9/4/2020). Parlemen berharap, penyertaan modal kali ini benar-benar dioptimalkan untuk membenahi perusahaan.

“Kami berharap, penyertaan modal ini merupakan terakhir yang dilakukan. Karena pada tahun 2015 lalu, penyertaan modal juga telah dilakukan, dan kami menilai hasil dari penyertaan modal itu masih belum tampak,” kata Ghofir, juru bicara Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya.

Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya berharap penyertaan modal kali ini bisa benar-benar membuat PDP Kahyangan sehat dan mampu memberikan sumbangan signifikan untuk pendapatan asli daerah. “Kami mengingatkan, agar ada perbaikan manajerial di tubuh PDP Kahyangan. Ada tujuan pengembangan bisnis yang jelas, serta pengawasan mengenai penggunaan arus kas, sehingga penyertaan modal yang diberikan, bisa terlihat hasilnya,” kata Ghofir.

Danies Barlie Halim dari Fraksi Partai Nasdem meminta adanya komitmen bersama untuk mempertahankan dan membesarkan perusahaan perkebunan tingkat kabupaten satu-satunya di Jawa Timur ini. “Tentu diikuti dengan profesionalitas tanpa adanya intervensi yang mengarah pada kepentingan kepentingan pihak-pihak tertentu,” katanya.

“Modal yang disertakan ke PDP harus dikelola secara profesional, transparan dan akuntabel. Modal yang diberikan juga harus dipergunakan untuk kegiatan yang bersifat produktif,” tambah Ghofir.

Sementara Fraksi PPP mengusulkan agar tambahan dana berupa penyertaan modal digunakan untuk peningkatan kualitas varietas tanaman yang sedang dikembangkan. “Setidaknya dengan tambahan modal tersebut, pengelola perusahaan cerdas, cermat, dan kreatif serta inovatif di dalam mengelola dan mengembangkan potensi perkebunan,” kata Ketua Fraksi PPP Achmad Faeshol.

PPP ingin peningkatan produksi menjadikan PDP Kahyangan sumber utama pendapatan asli daerah Kabupaten Jember. “Sekaligus akan menjadikan PDP sebagai ikon  atau pilot project kebanggaan rakyat Jember, dengan tetap memperhatikan potensi sumber daya manusia, utamanya para pekerja di lingkungan PDP. PDP juga diharapkan menjadi penyangga pinggir paru-paru kota,” kata Faeshol.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Edi Cahyo Purnomo berpikir positif, bahwa penyertaan modal tersebut akan digunakan untuk menguatkan investasi. Namun fraksi kepala banteng ini mengingatkan tiga hal. “”Pertama, untuk meningkatkan target pendapatan, kami harapkan PDP Kahyangan mengambil terobosan,  di antaranya dengan merumuskan peningkatan manajemen PAD yang efektif dan produktif,” katanya.

“Kedua, mendorong profesionalitas, akuntabilitas, dan keterbukaan manajemen dalam pengelolaan PDP Kahyangan. Ketiga, pentingnya melihat peluang diversifikasi usaha dengan baik,” kata Edi. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar