Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

DPRD Jember Ingin Musala Layak dan Akses Difabel Masuk Persyaratan IMB

Jember (beritajatim.com) – David Handoko Seto, Ketua Komisi C DPRD Jember, Jawa Timur, menginginkan agar kelayakan tempat ibadah musala dan keramahan akses untuk difabel masuk dalam persyaratan izin mendirikan bangunan (IMB) pusat belanja, toko, maupun perkantoran.

Dua syarat itu, menurut David, meneguhkan ciri Jember sebagai kota relijius dan ramah terhadap difabel. “Religiusitas ini harus ditangkap oleh semua pemangku kepentingan di Kabupaten Jember, apakah itu lembaga pemerintah maupun swasta. Mall dan hotel wajib hukumnya memberikan tempat untuk ibadah yang memadai,” katanya.

David kecewa saat datang ke salah satu hotel di Jember yang tidak memiliki musala yang layak bagi tamu. “Masa nyemplik di pojokan seperti pos satpam. Ini semestinya ada regulasi bagi hotel-hotel ini bahwa tempat ibadah memang layak, bukan hanya menggugurkan kewajiban. Kalau tamu hotel bisa salat di dalam kamar. Tapi bagaimana dengan yang hanya mengikuti kegiatan (semacam seminar) di hotel?” katanya.

Begitu juga akses untuk kaum difabel. David menegaskan perlunya kaum difabel diperlakukan manusiawi. Apalagi Jember sudah memiliki peraturan daerah soal kaum difabel. Perda ini, lanjut David, harus dilaksanakan dan tak boleh hanya menjadi macan kertas. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati