Politik Pemerintahan

DPRD Jember Desak Plt Bupati Jatuhkan Sanksi Terhadap 3 Camat

Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi

Jember (beritajatim.com) – Pimpinan DPRD Jember, Jawa Timur, mendesak Pelaksana Tugas Bupati Abdul Muqiet Arief agar segera menjatuhkan sanksi terhadap tiga orang camat yang melanggar netralitas dalam pemilihan kepala daerah sebagaimana direkomendasikan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Ketika ada rekomendasi atau perintah dari Kementerian Dalam Negeri, seharusnya kepala daerah langsung mengeksekusinya. Apalagi ini rekomendasi penjatuhan sanksi ini dari KASN,” kata Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, Kamis (5/11/2020).

Sebagaimana dilansir situs berita Kantor Berita Nasional Antara, hingga 26 Oktober 2020, ada 131 rekomendasi KASN kepada 67 pemerintah daerah yang belum ditindaklanjuti. Sepuluh pemerintah provinsi belum menindaklanjuti 16 rekomendasi, 48 pemerintah kabupaten belum menindaklanjuti 104 rekomendasi, dan sembilan pemerintah kota belum menindaklanjuti 11 rekomendasi.

Para kepala daerah itu kemudian ditegur Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Salah satunya Bupati Jember. Tiga orang ASN yang direkomendasikan penjatuhan sanksi disiplin sedang itu adalah Camat Tanggul Muhammad Ghozali, Camat Pakusari Ahmad Fauzi, dan Camat Sumberjambe Rusdiyanto.

Itqon melihat adanya pengabaian rekomendasi dari lembaga vertikal seperti KASN akan jadi preseden buruk bagi penegakan hukum dan perundang-undangan. “Mudah-mudahan ini tak terjadi lagi di Kabupaten Jember,” katanya.

“Kami mendesak kepada pejabat pembina kepegawaian untuk segera melakukan rekomendasi KASN terhadap pelanggaran ketidaknetralan ASN. Kami berharap Plt Bupati menindaklanjuti hal tersebut agar tidak berlarut-larut,” kata Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar