Politik Pemerintahan

DPRD Jember akan Laporkan Oknum Pejabat ke Inspektorat Jatim

Jember (beritajatim.com) – Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi mengaku tersinggung dengan kabar adanya oknum pejabat pemerintah yang berbuat tidak sopan dan intimidatif terhadap Wakil Bupati Muqiet Arief.

“Terlepas jabatan beliau sebagai wabup, tapi beliau kiai,” kata Itqon, saat menemui perwakilan pendukung Muqiet di gedung DPRD Jember, Kamis (17/12/2020). Ia meminta Ketua Komisi A Tabroni untuk membuat nota dinas untuk melaporkan oknum pejabat itu ke Inspektur Provinsi Jawa Timur.

Pernyataan ini disambut tepuk tangan dan takbir oleh pendukung Muqiet. Mereka meminta DPRD Jember agar menjadi mediator pertemuan dengan oknum pejabat yang diduga mengintidimasi Muqiet dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Agus Taufikurrahman.

“Saya sangat tersinggung. Kalau saya bukan ketua DPRD, saya labrak sendiri. Saya kan terikat sumpah jabatan. Tidak boleh (berlaku intimidatif). Beliau itu wakil bupati dan beliau pimpinan. Pejabat apapun di Kabupaten Jember harus hormat kepada pimpinannya, termasuk Kiai Muqiet. Kalau ini diperiksa Inspektur Provinsi Jawa Timur, bisa panjang urusannya,” kata Itqon dalam bahasa Madura.

“Kami akan laporkan bahwa telah terjadi perbuatan tidak etis dari bawahan kepada atasan, dari bawahan kepada pimpinannya di Kabupaten Jember. Mau jadi apa kalau birokrasinya kayak begitu. Tidak boleh. Namanya bupati dan wakil bupati harus dihormati aparatur sipil negara,” kata Itqon.

Saat ini di Jember tengah memanas kabar adanya sejumlah oknum aparatur sipil negara yang mengintimidasi Muqiet dalam pertemuan di Kejaksaan Negeri Jember, Jawa Timur, Senin (14/12/2020). Mereka yang diduga mengintimidasi ini tidak suka dengan langkah Muqiet mengembalikan jabatan ratusan orang aparatur sipil negara sesuai perintah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar