Politik Pemerintahan

DPRD Jatim Minta Pemkab Jember Relokasi Ruko Sungai Jompo

Jember (beritajatim.com) – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur M. Satib meminta Pemerintah Kabupaten Jember merelokasi deretan rumah toko di tepi Sungai Jompo.

Permintaan ini disampaikan Satib, terkait dengan amblesnya Jalan Sultan Agung, Lingkungan Jompo, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur. “Ini bukan hanya persoalan fisik bagaimana jalan ini harus diperbaiki. Tapi persoalannya di atas jalan ini ada penghuninya. Kita harus melakukan tindakan secara komprehensif,” kata Satib, saat meninjau lokasi ambles itu, Selasa (29/10/2019).

“Kalau kita ingin memperbaiki jalan secara permanen, maka penghuni ini harus bisa direlokasi. Kalau bangunan tetap dipertahankan, sementara kita menangani turunnya (amblesnya) badan jalan ini, ya sifatnya sementara. Tidak bisa permanen karena keterbatasan area dan beban juga tak bisa terkurangi,” kata Satib.

Jalan Sultan Agung adalah jalan protokol di Jember. Setiap kendaraan dari arah Surabaya akan selalu melewatinya jika hendak menuju alun-alun atau pusat kota. Jalan ini ambles, 2,06 centimeter bergeser ke arah vertikal dan turun ke arah horisontal 2,8 centimeter.

Sementara jembatan yang dulu bergeser 32 centimeter, sekarang bergeser menjadi 52 centimeter. Padahal jembatan itu tidak diperbolehkan bergerak sama sekali.

Satib menduga bergesernya jalan karena gerusan air yang meluap setiap musim hujan. “Ketika musim kering baru ketahuan seberapa jauh tanah tergerus air. Ketahuan ternyata pondasi menggantung semua. Akibatnya ada beban di atas, bisa pecah jalan. Ini kalau dibiarkan lama-lama bisa ambruk bangunan ini bersama jalannya,” katanya. (wir/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar