Politik Pemerintahan

DPRD dan Tokoh Masyarakat Jember Bertemu Mendagri di Jakarta

Jember (beritajatim.com) – Pimpinan DPRD Jember, Jawa Timur dan perwakilan tokoh masyarakat bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, di Jakarta, Senin (22/6/2020). Pertemuan ini untuk membahas silang sengkarut situasi politik di Jember.

Pertemuan itu dilaksanakan di Komplek DPR RI, Senayan, dengan difasilitasi Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonedia (DPD RI). Selain Mendagri dan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitii, hadir dalam forum tersebut Wakil Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin, Ketua Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI Slyviana Murni, dan dua senator DPD RI Ahmad Nawardi dan Bustami Zainudin.

“Kami diundang oleh Mendagri. Yang jelas pada intinya kami menanyakan situasi di Jember saat ini,” kata Wakil Ketua DPRD Jember Dedy Setiawan, Senin (22/6/2020) malam.

Banyak hal dibicarakan, termasuk macetnya pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah. Hingga saat ini Jember belum memiliki peraturan daerah APBD dan hanya menggunakan peraturan kepala daerah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof HM Tito Karnavian Ph.D

Menurut Dedy, masalah APBD sudah ada tindak lanjut dari gubernur. “Informasinya, 24-26 Juni 2020, tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur turun ke Jember untuk pembahasan APBD,” katanya.

DPRD Jember juga melaporkan rekomendasi hasil penyelidikan panitia angket. “Hasilnya sudah kami serahkan kepada Mendagri. Kata Mendagri akan dikaji dan telaah,” kata Dedy. Dia berharap laporan soal kondisi Jember segera ditindaklanjuti pemerintah pusat. [wir/ted] 





Apa Reaksi Anda?

Komentar