Politik Pemerintahan

DPRD Bojonegoro Wacana Bentuk Tim Penanganan Covid-19

Ketua DPRD Bojonegoro, Imam Solikhin.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Jumlah warga yang terinfeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Bojonegoro semakin bertambah. Data terakhir Rabu (14/4/2020) jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak empat orang dan satu meninggal dunia.

Selain itu, jumlah ODP sebanyak 28 orang. Penambahan ODP baru sebanyak tiga orang di Kecamatan Baureno, Dander dan Sukosewu.

Sedangkan yang selesai dalam pemantauan dinyatakan sehat delapan orang di Kecamatan Bojonegoro, Bubulan, Dander, Kalitidu, Kapas, Kedungadem masing-masing satu orang dan Temayang sebanyak dua orang. ODP selesai pemantauan secara kumulatif sebanyak 98 orang.

Menyikapi kondisi seperti itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro berencana membentuk Tim Penanganan Covid-19. Namun, wacana tersebut masih menunggu rapat pimpinan DPRD dan pimpinan masing-masing fraksi.

“Ini baru rencana, entah nanti bentuknya tim atau pansus. Tapi kalau pansus biayanya akan lebih tinggi, namun secara fungsi sama dengan tim,” ujar Ketua DPRD Bojonegoro, Imam Solikhin.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, rencana pembentukan tim penanganan Covid-19 ini nanti fungsinya sebagai pengawas terhadap kebijakan yang diambil oleh eksekutif maupun memberi masukan sebagai wakil rakyat.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem merasa prihatin dengan mewabahnya virus Corona di Kabupaten Bojonegoro saat ini. DPD NasDem mendesak DPRD membentukan pansus penanganan Covid-19. Karena NasDem menilai langkah-langkah yang dilakukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 belum maksimal.

Bahkan, menurut Ketua DPD NasDem Alham M Ubay, informasi dari pemerintah atau dari satuan tugas di tingkat kabupaten malah membingungkan masyarakat serta terkesan tertutup. “Diharapkan, melalui Pansus Covid-19 ini, nantinya dewan bisa mengawasi kinerja satuan tugas mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan dan satuan tugas di desa-desa,” pungkasnya. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar