Politik Pemerintahan

DPRD Banyuwangi Belajar Banyak dari Jember

Jember (beritajatim.com) – DPRD Kabupaten Banyuwangi menghargai penggunaan hak angket oleh DPRD Jember, Jawa Timur. Perwakilan DPRD Banyuwangi belajar banyak dari Jember.

Hal ini dikemukakan Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Muhammad Ali Mahrus, di sela-sela kunjungan kerja ke DPRD Jember, Jumat (31/1/2020). “Agenda utama kami ingin sharing optimalisasi fungsi anggota DPRD. Menurut amanah UU, fungsi kami di pengawasan, legislasi, dan budgeting,” katanya.

“Termasuk kami mendengar dinamika di Kabupaten Jember. Kami ingin belajar banyak dari persoalan-persoalan itu kenapa kok terjadi seperti itu,” kata Ali.

Ali mengapresiasi penggunaan hak angket sebagai bagian dari hak konstitusional parlemen. “Pertama interpelasi dulu. Hak bertanya. Setelah dilakukan baru hak angket. Tentu kalau sudah dipandang perlu dilakukan hak angket, ya saya mengapresiasi,” katanya.

Ali mendengar keluh kesah terkait hubungan antara eksekutif dan legislatif di Jember. “Hubungan harus dibangun harmonis sesungguhnya antara eksekutif dan legislatif. Kalau tidak harmonis, tentu yang rugi rakyatnya. Tadi ada Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) Rp 700 miliar sekian. Ini kan angka yang sangat fantastis. Kalau dibelanjakan untuk kepentingan pembangunan kan luar biasa,” katanya. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar