Politik Pemerintahan

DPMD Bangkalan Diprotes Warga, Tahapan Pilkades Jalan Terus

Audiensi salah satu Bacalon Pilkades ke DPMD Bangkalan, Kamis (22/4/2021)

Bangkalan (beritajatim.com) – Aksi protes di sejumlah desa tak menyurutkan dan menghambat jadwal Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bangkalan, yang kurang 10 hari lagi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat, Akhmad Ahadiyan Hamid mengatakan, hingga saat ini belum ada petunjuk ditundanya Pilkades serentak yang akan dilaksanakan di 118 desa. “Tetap akan dilaksanakan 2 Mei 2021 hingga saat ini tahapan terus berjalan,” ungkapnya, Kamis (22/4/2021).

Sebelumnya terdapat 120 desa yang akan melaksanakan Pilkades. Namun, sejak 16 April lalu, dua desa gugur dan ditunda pada gelombang kedua tahun 2022.

Setelah adanya konflik tersebut, hari ini kembali muncul protes dari Bacalon Desa Perreng, Badrus Soleh dan Bacalon Desa Kapor, Usman, Kecamatan Burneh. Salah satu calon di desa itu merasa dicurangi oleh panitia.

Sehingga, protes kembali dilayangkan ke Bupati dan pihak lainnya. “Karena protes sudah lewat dari tahapan, maka kami usulkan agar menggugat ke PTUN,” imbuhnya.

Sementara itu, kuasa hukum dua calon yakni Abdurrahman Tohir mengatakan akan terus mendesak Bupati agar mengeluarkan Surat Keputusan (SK). “Kami meminta pada Bupati untuk mengeluarkan surat juga seperti surat pada desa lainnya, sehingga panitia bekerja secara profesional,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kedua kliennya dicurangi oleh pihak panitia dengan menggugurkan skoring pada persyaratan pengalaman kepemerintahan. “Kami memiliki bukti atas kecurangan panitia,” tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mengeluarkan Surat Keputusan nomor 188.45/103/ kpts/433.013/2021 tentang penundaan pelaksanaan Pilkades Desa Tanah Merah Laok Kecamatan Tanah Merah dan Desa Dlambah Dajah Kecamatan Tanah Merah

Dalam surat itu, dilakukan atas desakan berbagai pihak termasuk Forkopimda atas dugaan tidak netralnya panitia penyelenggara serta adanya eskalasi konflik yang berpotensi meluas. Sehingga, jumlah perserta Pilkades serentak di Kabupaten Bangkalan yang sebelumnya bakal diikuti oleh 120 desa berkurang menjadi 118 desa. [sar/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Kiat Menulis Artikel Kesehatan Populer

Resep Nasi Aladin Khas Timur Tengah

Resep Sup Kikil, Gurih dan Empuk