Politik Pemerintahan

DPC PAN se-Sumenep Klaim Solid Patuhi Rekom DPP Usung Fauzi-Eva

Sumenep (beritajatim.com) – DPC PAN se-Kabupaten Sumenep memastikan tunduk dan patuh terhadap keputusan DPP PAN yang akan mengusung pasangan Achmad Fauzi-Hj Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 9 Desember 2020.

“Kami mengapresiasi keluarnya SK DPP PAN itu, karena merupakan bagian dari usulan kami ke DPP melalui DPD PAN Sumenep,” kata Juru Bicara DPC PAN se-Sumenep, Mawi, Kamis (11/6/2020).

Bahkan menurutnya, DPC PAN se- Sumenep siap untuk berjuang sepenuh hati guna memenangkan pasangan Fauzi-Eva. Ia memastikan, DPC-DPC tidak mungkin melenceng dari langkah-langkah organisatoris yang telah digariskan DPP PAN.

“Saat ini kami sengaja bertemu dengan DPC lainnya untuk menyatakan DPC PAN se-Sumenep solid. Sekali lagi, kami akan tunduk dan patuh atas keputusan DPP PAN dan itu tak perlu diperdebatkan lagi,” tandas Mawi yang juga Ketua DPC PAN Ambunten.

DPP PAN telah memutuskan untuk mengusung pasangan Achmad Fauzi – Hj. Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) dalam Pilkada Sumenep 2029. Keputusan itu tertuang dalam SK DPP PAN: PAN/A/Kpts/KU-SJ/030/IV/2020.

DPP PAN pun telah memberitahukan sekaligus menyerahkan salinan SK tersebut kepada DPD PAN Sumenep beberapa waktu lalu untuk ditindaklanjuti secara organisatoris guna memenangkan pasangan Fauzi-Eva dalam pilkada.

Keputusan tersebut sempat memantik reaksi Ketua Barisan Muda (BM) PAN, Hairul Anwar. Versi Hairul, dalam rapat pleno DPD PAN yang dihadiri 47 kader PAN beberapa waktu lalu, semuanya sepakat untuk mengusung kader sendiri dalam Pilkada. Bahkan 22 dari 27 DPC sudah menyatakan dukungan kepada dirinya.

Hairul bersikukuh, seharusnya rekomendasi DPP merujuk pada rapat pleno itu, karena Pilkada adalah persoalan daerah. Ketika ada kader yang potensial, maka seharusnya kader intern partai itulah yang didukung untuk maju.

Sementara Sekretaris DPD PAN Sumenep, Hosaini Adhim mengatakan, keputusan akhir tentang figur yang akan diusung maupun didukung dalam pilkada merupakan kewenangan DPP PAN. Artinya semua jajaran yang merupakan kepanjangan tangan dari DPP maupun seluruh kader harus menaati keputusan dari DPP.

Sedangkan Koordinator Tim Pilkada Jawa dan NTB DPP PAN yang juga Bendum DPP PAN, Totok Daryanto memastikan bahwa DPP tidak serta merta mengeluarkan SK untuk mengusung pasangan Fauzi-Eva. Rekomendasi tersebut muncul melalui proses internal dan survei popularitas serta elektabilitas pasangan Fauzi-Eva. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar