Politik Pemerintahan

DP2KBP3A Kabupaten Kediri Rancang Strategi Tingkatkan Minat KB di Tengah Pandemi

Kediri (beritajatim.com) – Untuk meningkatkan pelayanan Keluarga Berencana (KB) bagi masyarakat Kabupaten Kediri, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menggelar rapat koordinasi dengan mitra KB. Kegiatan yang juga diikuti oleh petugas KB tersebut, digelar secara daring guna mencegah penyebaran Covid-19.

Sebagai gambaran, pada tahun 2020 lalu akibat pandemi, banyak akseptor yang putus KB karena takut datang ke fasilitas kesehatan sehingga berdampak atasnya terjadinya kehamilan yang bisa dikatakan tidak direncanakan, oleh karena itu, pada hari ini (10/2/2021) DP2KBP3A menggelar rapat koordinasi guna menyampaikan sejumlah strategi agar masyarakat tetap mau melakukan KB kendati dimasa pandemi.

Salah satu strategi yang akan digunakan adalah dengan mengadakan safari KB sepanjang tahun, membuka akses pelayanan sebanyak mungkin, baik di Puskesmas, maupun bidan pribadi. Hal tersebut senada dengan kebijakan Bupati Kediri tentang pelayanan terhadap masyarakat mudah dan murah. Selain itu, upaya yang akan dilakukan oleh DP2KBP3A adalah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pemberian akses pil KB ulang, dan kondom untuk bisa didistribusikan melalui kader KB, sehingga dapat meminimalisir alasan akseptor takut datang ke Faskes karena adanya Covid-19.

Nur Wulan Andadari, Pelaksana Tugas Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Kediri mengatakan, pelayanan KB gratis tersebut dapat dilayani di 89 klinik KB yang telah terdaftar dan tersebar di 26 Kecamatan, baik Puskesmas, klinik, RS hingga Faskes BPJS, “Kami akan mengadakan safari KB sepanjang tahun, membuka akses pelayanan sebanyak mungkin, sehingga akseptor KB akan dilayani secara gratis,” ucapnya.

Dengan adanya kemudahan akses yang mudah dan murah ini, kendati dimasa pandemi diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlayani kebutuhan untuk melakukan KB,

“Lebih lanjut DP2KBP3A juga akan membuat MOU dengan Faskes KB karena salah satu yang sangat ditekankan bahwa pelayanan KB boleh diakses seluruh aksesptor baik BPJS maupun non BPJS”, pungkasnya.

Untuk diketahui sebagai informasi, pada tahun 2019 terdapat 23.192 kelahiran, sementara pada tahun 2020 DP2KBP3A mencatat terdapat penurunan angka kelahiran sebanyak 526 kelahiran, yakni sebanyak 22.666 kelahiran. [nm/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Resep Nasi Aladin Khas Timur Tengah

Resep Sup Kikil, Gurih dan Empuk

Sup Ikan, Menu Berbuka Puasa Bergizi Tinggi