Politik Pemerintahan

Doni: Jatim Berhasil Testing Masif Putus Penularan, Terima Kasih Bu Gubernur!

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengaku mendapat perintah dari Presiden RI Jokowi untuk turun ke Jatim bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Selasa (2/6/2020) hari ini.

“Kunjungan kami kemari, saya bersama dengan Bapak Menteri Kesehatan dan rombongan adalah dalam rangka melaksanakan tugas yang diperintahkan oleh Bapak Presiden Jokowi. Yakni, untuk memberikan dukungan bantuan kepada Provinsi Jatim, yang dalam beberapa waktu terakhir ada peningkatan jumlah kasus positif,” tegas Doni dalam sambutannya di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (2/6/2020).

Untuk diketahui, per data 1 Juni 2020 Jatim ada tambahan 95 kasus baru. Total ada 4.920 orang yang positif Covid-19 di Jatim (masih dirawat 3.775 orang). Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 24.737 orang (masih dipantau 4.058 orang) dan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 6.687 orang (masih diawasi 3.202 orang). Yang sembuh bertambah 45 menjadi 699 orang. Dan, yang meninggal bertambah 6 menjadi 418 orang. Sedangkan, untuk total kasus orang tanpa gejala (OTG) mencapai 18.647.

“Namun, hal ini tentunya (peningkatan jumlah kasus positif, red) bukan membuat masyarakat menjadi khawatir. Tetapi, ini semata-mata karena kekuatan dan kemampuan Pemerintah Provinsi Jatim, Ibu Gubernur didukung oleh bupati/wali kota untuk melakukan testing yang masif. Dan, keberhasilan testing yang masif ini akan sangat menentukan, untuk mengurangi dan memutus mata rantai penularan. Jadi, sekali lagi, terima kasih Bu Gubernur yang telah bekerja keras, sehingga warga yang terdampak positif ini bisa terjaring, baik ODP, PDP termasuk juga masyarakat dengan klasifikasi OTG,” jelasnya.

Doni pun mengatakan, bahwa Gubernur Khofifah telah bekerja keras, meski dalam kondisi Lebaran. “Dalam kondisi-kondisi kritis, pada malam takbiran, tengah malam, Bu Gubernur menghubungi saya, kira-kira pukul 23.30 WIB. Yakni, menyampaikan hal-hal yang perlu dapat perhatian. Kemudian, pada malam itu juga diproses oleh Gugus Tugas. Hari lebaran pertama, dukungan sudah diterima Kepala Pelaksana BPBD Jatim Pak Suban. Pelayanan publik terbaik adalah ketika negara hadir dan bisa menyelamatkan jiwa manusia. Ini komitmen kita semua untuk bisa memberi semangat kepada tenaga medis, dokter, perawat, petugas lab, relawan dan semua komponen bangsa yang telah bersatu padu memberika dukungan mulai masa pencegahan, tracing, surveilance dan juga tahap treatment pengobatan,” tuturnya.

Doni mengaku juga senang sekali di Jatim telah dibentuk Kampung Tangguh untuk mengatasi Covid-19 yang merupakan kerja sama pemerintah dengan TNI/Polri. Di dalam isi Pancasila, ada semangat gotong-royong yang telah dibuktikan dengan Kampung Tangguh. Semangat kepahlawanan di Surabaya ini juga bisa mengalir di warga Jatim. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar