Politik Pemerintahan

DLH Sterilisasi Sampah APD yang Terpakai Petugas KPPS di Pilbup Malang 2020

Malang (beritajatim.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang mulai mengantisipasi sampah Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan petugas KPUD Kabupaten Malang di hari pemungutan suara Pilbup Malang 2020, Rabu (9/12/2020) lalu. Selanjutnya, seluruh sampah APD bekas terpakai petugas penyelenggara pemilu dan pemilih itu, akan disterilisasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari DLH Kabupaten Malang, Renung Rubiyartaji mengaku, sampah APD telah disterilisasi.

Mulai dari APD yang digunakan petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS), Panitia Pemungutan Suara (PPS) di setiap Desa/Kelurahan, dan Panitia Pemungutan Kecamatan seluruh APD sudah melalui proses penyemprotan disinfektan oleh petugas DLH.

“Jadi sampahnya itu ada masker, baju hazmat, face shield dan sarung tangan. Sudah kami disinfektan sebelum kami kirim ke Tempat Pembuangan Akhir masing-masing UPT (Unit Pelaksana Teknis) DLH terdekat,” ungkap Renung, Jumat (11/12/2020).

Proses penyemprotan disinfektasi sendiri, kata Renung, dilakukan secara paralel. Maksudya adalah sampah APD per TPS dikumpulkan di desa dan setelah dikumpulkan di desa, sampah APD di setiap desa dikumpulkan per Kecamatan.

“Lah pas di kecamatan ini kami semprot disinfektan. Kami jemur baju hazmatnya dan semprot. Setelah disemprot, sampah masuk ke truk sampah dan kami kirim ke UPT terdekat dan itu sudah kami lakukan,” tuturnya.

Untuk jumlahnya sendiri, Renung masih menghitung jumlah sampah APD hingga hari ini. “Volume sampahnya berapa ini masih kami hitung insyallah hari ini selesai. Kan pembuangannya baru kemarin (Kamis (10/12/2020) selesai,” paparnya.

Sebagai informasi, petugas KPPS sendiri di Kabupaten Malang ada 40.000 ribu lebih. Setiap petugas KPPS dilengkapi dengan masker, face shield, dan juga sarung tangan.

Sementara itu, beberapa KPPS juga dilengkapi dengan baju hazmat. Baju hazmat ini diberikan ke KPPS yang memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS merupakan pasien terpapar Covid-19 atau sedang melakukan isolasi mandiri. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar