Politik Pemerintahan

DLH Mulai Proses Pembangunan TPA di Sekitar Migas

Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, mulai melakukan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.

TPA tersebut letaknya berada di wilayah barat Kabupaten Bojonegoro yang berdekatan dengan wilayah industri migas. TPA tersebut menjadi tempat pembuangan sampah yang kedua setelah yang pertama di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk

“Targetnya, akhir tahun ini sudah bisa selesai pengerjaannya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Hanafi, Selasa (5/11/2019).

Nantinya, lanjut dia, TPA di wilayah barat dari pusat kota Bojonegoro itu bisa menampung sampah-sampah dari industri minyak dan gas bumi (migas), baik dari Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu juga Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB).

“Sekarang ini, sampah dari industri migas di wilayah barat dibuang di TPA Banjarsari, salah satunya dari proyek JTB,” ungkapnya.

Untuk membangun TPA tersebut, Pemkab menganggarkan Rp 808 juta untuk pembangunan TPA di lahan seluas sekitar 3,8 hektar. Penambahan TPA tersebut merupakan langkah Pemkab Bojonegoro untuk mengatasi volume sampah di TPA Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, yang cenderung meningkat.

Dalam sehari sampah yang di terima di TPA Banjarsari mencapai 250 meter kubik. “Dari Lapangan JTB saja setiap hari satu truk sampah bekas makanan,” ucapnya.

Diketahui, luas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Banjarsari hanya 4,5 hektar. Sedangkan volume sampah setiap hari mencapai 250 meter kubik. Jumlah sampah tersebut tidak hanya mencakup sampah plastik saja, melainkan juga sampah organik. [lus/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar