Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

DLH Lamongan Gelar Aksi Pangan Sehat untuk Pejuang Sampah

Para pejuang sampah saat menerima paket bantuan bahan pangan sehat.

Lamongan (beritajatim.com) – Berbagai sektor, utamanya sektor perekonomian sangat terkena imbas dari adanya Pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM Level 4, tak terkecuali para pejuang sampah di Lamongan yang turut merasakan beban berat di tengah Pandemi Covid-19.

Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, banyak kalangan yang telah menggelar aksi untuk membantu para masyarakat yang terdampak Covid-19. Selain itu, seiring munculnya aksi sosial yang dilakukan di lingkungan kerja masing-masing, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lamongan tak mau ketinggalan dan turut serta menggelar aksi sosial yang disebut ‘Aksi pangan sehat untuk pejuang sampah’.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala DLH Lamongan, Anang Taufik mengungkapkan, bahwa gerakan aksi pangan sehat untuk para pejuang sampah itu dilakukan demi mengurangi beban mereka yang terdampak Pandemi Covid-19 dan PPKM Level 4. Menurutnya, aksi itu juga dimaksudkan untuk memupuk kepedulian terhadap sesama di saat kondisi sulit seperti ini.

“Pejuang sampah menghadapi risiko kesehatan yang tinggi di masa pandemi Covid-19 ini. Bahkan, Para pejuang sampah tersebut tidak kenal hari libur selama masa PPKM yang masih diterapkan di Lamongan,” ungkap Anang Taufik, Jumat (30/7/2021).

Dalam aksi sosialnya tersebut, Anang Taufik menyampaikan, bahwa pegawai di lingkungan DLH Lamongan itu telah membagikan bahan pangan sebanyak kurang lebih 200 paket yang disalurkan secara langsung kepada masyarakat terdampak PPKM di Lamongan. “Kami menggandeng Yayasan Dompet Duafa dan TPST Samtaku Lamongan dalam melaksanakan aksi pangan sehat bagi pejuang sampah ini,” lanjutnya.

Paket bantuan bahan pangan sehat untuk pejuang sampah Lamongan

Kepala Dinas yang berkantor di Jalan Jaksa Agung Suprapto Lamongan itu menyebutkan, bahwa para pejuang sampah yang menjadi sasaran aksi peduli ini di antaranya para penggerobak sampah, pemulung sampah dan petugas sampah di Lamongan.

Tak tanggung-tanggung, para pegawai DLH ini juga secara door to door membagikan satu persatu paket sembako tersebut kepada para pejuang di Lamongan. Tak hanya bahan pangan yang berisi beras, gula, mie instan dan minyak, para pejuang sampah juga diberikan hand sanitizer, vitamin dan masker sebagai bekal mereka untuk tetap menerapkan prokes meski saat bekerja.

“Insya Allah, kami akan gelar aksi seperti ini secara rutin kepada para pejuang sampah yang tak kenal libur. Sekali lagi, paket pangan ini kami berikan sebagai bentuk kepedulian DLH Lamongan bersama Dompet Duafa untuk masyarakat terdampak PPKM di Lamongan,” terangnya.

Lebih jauh, Anang Taufik mengharapkan, bahwa bantuan pangan tersebut bisa sedikit meringankan dan membantu masyarakat terdampak di masa-masa sulit seperti saat ini. Pihaknya juga terus mengingatkan kepada seluruh pejuang sampah agar selalu mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah terkait pencegahan virus Covid-19 dengan selalu pakai masker, rutin mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Untuk bantuan APD sudah dan terus kami berikan sejak pandemi Covid-19 ini muncul beberapa waktu lalu. Semoga pandemi ini segera menghilang, dan aktifitas masyarakat bisa kembali seperti sedia kala, dan perekonomian kita membaik,” pungkas Anang Taufik dalam keterangannya.[riq/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar