Politik Pemerintahan

Ditemukan Surat Suara Pilkades Terbakar, Cakades di Mojokerto Diminta Legowo

Mediasi di Balai Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Calon Kepala Desa (Cakades) di Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto mendatangi balai desa setempat. Empat orang Cakades ini menuntut penghitungan ulang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) menyusul ditemukannya surat suara yang terbakar di tempat sampah.

Empat Cakades Purwojati tersebut yakni Cakades no urut 1 Juwari, no urut 2 Hermanto, no urut 3 Sugeng Hariyanto dan no urut 4 Mukhamad Thoyib. Keempatnya datang ke Balai Desa Purwojati didampingi puluhan para pendukung.

Temuan tersebut pertama kali ditemukan warga pada, Sabtu (26/10/2019) pekan lalu. Ditemukan surat suara sebanyak 40 lembar dan surat panggilan coblosan berjumlah 60. Kondisi surat suara sebagian terbakar, ada juga kondisinya dalam keadaan utuh.

Panitia Pilkades Purwojati, Muchidin membenarkan, terkait temuan surat suara yang ditemukan terbakar di tempat sampah tersebut. “Saya mendapatkan laporan dari masyarakat, saya periksa dan ternyata itu benar milik kami,” katanya, Selasa (29/10/2019).

Setelah diperiksa dan dihitung, lanjut Muchidin, ternyata jumlahnya sama dengan yang ditemukan. Muchidin juga mengaku, saat dilakukan serah terima kelengkapan Pilkades, dia tidak memeriksa jumlah surat suara Pilkades tersebut.

Ketua BPD Purwojati, Firman Chandra mengatakan, tidak ada perubahan signifikan saat surat suara yang berceceran tersebut digabung dengan jumlah surat suara yang sah. “Semoga para Cakades legowo dan bisa meyakinkan pendukung mereka, karena tidak ada pengaruh bila digabung dengan surat suara yang sah,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu Cakades, Mochamad Toyib mengatakan, puluhan lembar surat suara dalam keadaan terbakar tersebut ditemukan salah satu warga yang kemudian dilaporkan ke Cakades no urut 1. “Pak Jowari diteruskan ke Polsek Ngoro,” ungkapnya.

Masih kata Toyib, sehingga para Cakades Purwojati meminta mediasi terkait temuan surat suara dalam keadaan terbakar di tempat sampah tersebut. Namun, tegas Toyib, mediasi yang digelar tidak menghasilkan apa yang diharapkan para Cakades Purwojati.

“Padahal, ini sudah jelas melanggar Pasal 48 ayat 6. Berita acara dan kelengkapannya termasuk surat suara harus disegel semua. Itu tidak disegel tapi tercecer semuanya, kita sudah melaporkan temuan ini ke Pemkab, DPRD, Kapolres, Muspika sampai desa,” ujarnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar