Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pelatihan IKM Mandiri Tenun

Disperindag Kabupaten Mojokerto Fasilitasi 10 Orang Peserta

Pelatihan IKM Mandiri di rumah produksi tenun ikat Budi Iswanto di Dusun/Desa Kedung Uneng, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto menggelar Pelatihan Industri Kecil Menengah (IKM) Mandiri. Pelatihan hingga tanggal 30 Maret 2022 ini, diikuti 10 orang peserta.

Sebanyak 10 orang peserta dilatih memproduksi tenun ikat menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Pelatihan kali ini bertempat di Rumah Produksi Kain Tenun Budi Iswanto, Desa Kedung Uneng, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto mulai tanggal 28-29 Maret 2022 mendatang.

Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah mengatakan pelatihan IKM Mandiri non APBD ini diharapkan mampu melahirkan calon pelaku IKM tenun baru di Kabupaten Mojokerto. Ini lantaran, industri rumahan tenun Budi Iswanto tersebut digadang satu-satunya di Kabupaten Mojokerto.

“Kita fasilitasi sebanyak 10 orang dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Mojokerto untuk belajar tenun ikat. Pelatihan IKM Mandiri ini untuk saling berbagi antara pelaku IKM dengan calon pelaku IKM baru. Harapan kita agar tenun ini merambah ke Kecamatan lain karena peminatnya banyak,” ungkapnya.

Pelatihan IKM Mandiri di rumah produksi tenun ikat Budi Iswanto di Dusun/Desa Kedung Uneng, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]

Pelaku IKM Mandiri tenun tersebut menjadi salah satu perhatian Pemkab Mojokerto untuk dikembangkan. Saat ini, IKM tenun Budi Iswanto sendiri kewalahan melayani pesanan. Hal ini tidak ditunjang oleh jumlah tenaga kerja yang ia miliki. Budi Iswanto hanya bekerja berdua bersama istrinya.

“Jadi ini menjadi perhatian Pemkab Mojokerto karena tenun ini untuk di Desa Kedung Uneng ini baru pertama, ini satu-satunya ya. Ini yang akan menjadi tantangan kami untuk kita kembangkan lebih besar lagi ke depan. Ke depan, kita akan bantu untuk pendampingan, terus kita siapkan sarana prasarananya,” ujarnya.

Pihaknya akan menyiapkan bantuan alat-alat tenun bagi IKM tenun di Kabupaten Mojokerto. Disamping tenun, beberapa pelatihan lain juga akan menyusul yakni untuk pelatihan songkok, hijab, perca, mukenah. Total ada 7 pelatihan IKM Mandiri yang diselenggarakan sampai pada tanggal 30 Maret 2022. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar