Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Tingkatkan Program PJU dan Sarpras Lalin

Dishub Lamongan Bakal Kumpulkan 16 Camat

Kepala Dishub Lamongan, Heru Widi, di ruang kerjanya.

Lamongan (beritajatim.com) – Demi meningkatkan kelancaran program penerangan jalan umum (PJU) dan sarana prasarana lalu lintas (Sarpras Lalin) di Kabupaten Lamongan, Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan bakal lakukan serap aspirasi warga melalui 16 Camat yang ada di Kabupaten Lamongan.

Kepala Dishub Lamongan, Heru Widi mengungkapkan, bahwa kegiatan serap aspirasi itu bertujuan untuk mendukung kelancaran program dan kegiatan yang diselenggarakan oleh Dishub Kabupaten Lamongan.

“Iya, kami mengundang 16 Camat agar hadir ke Dishub Lamongan, sehingga kita bisa melakukan serap aspirasi dan berkoordinasi langsung mengenai sejumlah program yang berkaitan dengan kondusifitas perhubungan dan sarana prasarana lalu lintas di Lamongan,” ungkap Heru, Selasa (12/10/2021).

Lalu, dengan serap aspirasi dan kordinasi bersama 16 Camat dari 27 Camat yang ada di Lamongan tersebut, Heru berharap, nantinya pengawasan dan keamanan yang berkaitan dengan perhubungan di Lamongan ini bisa semakin baik dan meningkat.

Selain itu, Heru menjelaskan, jika agenda pertemuan yang digelar dengan 16 Camat ini bukan berarti menafikan keberadaan Camat lain yang ada di Kabupaten, tetapi memang agenda ini dilakukan secara bertahap, sehingga pelaksanaannya bisa lebih efektif dan maksimal.

“Ke-16 kecamatan itu jelas yang mempunyai hubungan erat dengan keselamatan dan kenyamanan warga, seperti daerah rawan kecelakaan, rawan kemacetan, maupun daerah yang memang strategis dan menjadi prioritas pembangunan serta pengawasan Dishub Lamongan,” terangnya.

Heru menyebut, ke depan pihaknya juga akan memanggil camat lainya secara bertahap seiring data dan informasi yang diperoleh di lapangan.

“Sementara surat kami tujukan ke, Kecamatan Deket, Lamongan, Glagah, Karangbinangun, Sukodadi, Turi, Babat, Pucuk, Ngimbang, Sukorame, Paciran, Brondong, Karanggeneng, Maduran, Sekaran, Laren, dan seterusnya,” imbuh Heru.

Lebih rinci, Heru menambahkan, bahwa dalam beberapa hari terakhir, Heru mengatakan jika pihaknya telah memantau dan mendata lampu penerangan jalan umum (PJU) di beberapa titik yang dimiliki Dishub Lamongan.

“Lampu penerangan jalan kami data, mana yang perlu diganti dan mana yang perlu diperbaiki. Kita juga meminta kepada warga untuk segera melaporkan jika ada lampu yang rusak atau tidak nyala,” sambungnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga terus melakukan pantauan terhadap lalu lintas melalui CCTV di sejumlah titik kemacetan. Serta akan menambah jumlah CCTV, utamanya di wilayah perbatasan atau jalur keluar masuk Kabupaten Lamongan.

“Dengan seperti itu, nanti setiap kejadian bisa langsung terekam di Traffic Management Center (TMC), sehingga bisa mengurangi resiko dan menekan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” katanya.

Heru bahkan berkomitmen untuk selalu melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan parkir ilegal off street. Dan mendorong warga setempat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan saat berkendara.

“Yang jelas, kita akan lakukan yang terbaik. Kita terus memantau dan mendata yang berkaitan dengan perhubungan, mulai dari penyeberangan angkutan sungai, bagaimana kewaspadaan di lingkungan perlintasan kereta api, dan lain-lain,” tandasnya.

Terakhir, Heru berpesan, saat ini ada perbaikan Jalan Nasional, lebih tepatnya di jalur Lamongan – Gresik, yakni di KM 35-39 yang masuk wilayah Kecamatan Deket. Maka bagi pengendara untuk memperhatikan rambu dan papan jalur alternatif.

Perbaikan itu terhitung sejak 8 Oktober dan akan berakhir hingga beberapa bulan ke depan, saat ini yang dibuka hanya satu jalur. Untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas, para pengguna jalan terutama kendaraan besar diharapkan memilih jalur alternatif. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar