Politik Pemerintahan

Dishub Bojonegoro Sikapi Pembangunan Rel KA di Bayeman

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro Andik Sudjarwo menyayangkan minimnya komunikasi yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebelum melakukan perbaikan geometri jalan rel di perlintasan jurusan Bojonegoro – Surabaya, tepatnya di Desa Bayeman, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (17/11/2020).

“Karena dampak pembangunan rel itu pasti ada penutupan jalan yang berdampak pengalihan jalur. Sehingga saran kami agar dilakukan sosiaslisasi terlebih dahulu sebelum dilakukan kegiatan,” ujar Andik Sudjarwo.

Saran dari Dishub Bojonegoro tersebut sudah disampaikan kepada manajemen PT KAI melalui surat tertulis yang dikirimkan kemarin. Secara formal, Dishub Kabupaten Bojonegoro hanya mendapat tembusan surat pemberitahuan adanya perbaikan geometri jalan rel di perlintasan yang dikirim ke Polres Bojonegoro.

“Dengan adanya surat tembusan itu, kami sudah membuat surat balasan yang ditujukan kepada PT KAI dengan beberapa saran sebelum memulai pelaksanaan kegiatan. Jika tidak mendapat respon maka secara aktif akan menghubungi PT KAI terkait dengan apa yang bisa dilakukan oleh Dishub,” ujarnya.

Menurutnya, dalam pengerjaan perbaikan rel tersebut pasti akan berdampak pada pengalihan arus lalu lintas pada ruas jalan, baik jalan nasional, jalan propinsi, maupun jalan kabupaten, khususnya Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.

Sehingga, perlu adanya sinkronisasi bersama dengan pihak-pihak terkait diantaranya, Polres Bojonegoro dan Tuban, Dishub Bojonegoro dan Tuban, Dishub Provinsi Jawa Timur, Dinas PUBM dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, BPJN wilayah lokasi perbaikan serta BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur.

“Karena adanya perbaikan rel tersebut akan berdampak pada perubahan arus lalu lintas, sehingga saran kami agar dilakukan sosiaslisasi terlebih dahulu sebelum dilakukan kegiatan. Sejauh ini belum ada koordinasi secara langsung yang di lakukan PT KAI, hanya pengiriman surat,” jelasnya.

Pada prinsipnya, lanjut Andik Sudjarwo, dalam pengerjaan tersebut untuk meningkatkan pelayanan publik, sehingga meski PT KAI minim koordinasi, pihaknya akan tetap memberi bantuan dan fasilitasi langkah proaktif.

Sementara Humas PT KAI Daop VIII Suprapto mengungkapkan, secara teknis pihaknya mengaku sudah melakukan langkah koordinasi dengan berkirim surat kepada instansi tekait sebelum melakukan pengerjaan perbaikan geometri jalan rel di perlintasan. “Sudah koordinasi dengan pihak dishub dan kepolisian,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, selama masa perbaikan geometri jalan rel kereta api di perlintasan kereta api nomor 249 Bayeman Kecamatan Baureno yang akan mulai dikerjakan hari ini arus lalu lintas dari arah Bojonegoro – Surabaya akan ditutup total, kecuali pada pukul 22.30 – 04.00 wib dihari pertama dan kedua akan dilakukan sistem buka tutup.

Sedangkan di hari ketiga pada pukul 22.30 WIB hingga 01.30 ditutup total dan dilanjutkan pengangkatan listring rel sampai pukul 04.00 WIB arus lalu lintas kembali dengan sistem buka tutup.

Adapun proses kegiatan perbaikan di lokasi diantaranya, bongkar aspal, mengganti bantalan kayu dan rel, angkat listring geometri jalan rel dan pengaspalan jalan. Untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas, Polsek Baureno akan menempatkan petugas lalu lintas (Personil Polri) di lokasi untuk pengaturan arus lalu lintas dan memasang papan Himbauan petunjuk arah jalan alternatif lain.

Diantaranya, bagi pengendara/pengemudi kendaraan dapat melalui jalur alternatif, Jalan PLN (Desa Gajah – Karangasem) bagi kendaraan pribadi dan kendaraan kecil lainnya. Sedangkan Truck Tronton atau Tleler dari arah Surabaya – Bojonegoro dapat melalui jalur Widang – Pakah – Soko – Bojonegoro. [lus/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar