Politik Pemerintahan

Disebut Tertangkap KPK, David Andreasmito: Fitnah Keji Terkait Pilkada

Surabaya (beritajatim.com) – Kabar hoaks bertebaran menjelang detik-detik hari pencoblosan. Pengusaha sekaligus dokter gigi, drg David Andreasmito menjadi korbannya. Ia disebut ditangkap KPK. Ternyata, David baik-baik saja. Saat berita itu menyebar, ia justru sedang bersama keluarganya.

“Saya dapat info pertama kalinya dari teman-teman. Saat itu saya sedang makan malam bersama keluarga,” ujar David.

David menyayangkan kabar hoax tersebut. Menurutnya, kabar hoax itu tak bisa dipisahkan dari aktivitas pilwali Surabaya. “Saya menyayangkan kenapa pilkada yang harusnya damai, malah dikotori dengan hal-hal semacam ini. Fitnah yang keji dan picik,” ujar arek asli kampung Wonorejo, Surabaya itu.

David berharap agar warga Surabaya tidak mudah mempercayai kabar hoax dan fitnah. Ia meminta warga tidak goyah terhadap pilihannya. “Jangan percaya hoax dan jangan goyah agar Surabaya bisa mendapatkan wali kota terbaik, yang bisa memajukan kota,” pesannya.

Selama pilwali berlangsung, David menyebut bukan kali ini saja ia menjadi korban fitnah. Ia juga sudah sempat melaporkan salah satu fitnah yang menimpanya ke Polda Jatim beberapa waktu lalu. Media ini juga sempat melakukan konfirmasi ke Polda Jatim dan kabar operasi tangkap tangan terkait drg David Andreasmito tidak benar. [ifw/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar