Politik Pemerintahan

Dinsos Surabaya Sosialisasikan Penghentian Santunan Covid-19

Foto ilustrasi virus Corona

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Suharto Wardoyo memastikan jika pihaknya telah menerima surat pemberitahuan terkait tak ada lagi santunan untuk ahli waris korban Covid-19 yang meninggal.

Informasi itu, menurut Suharto, didapat dari Kemensos sejak seminggu lalu. Ia kemudian menggelar rapat untuk membahas kebijakan ini.

“Kami menerima surat dari Dinsos Pemprov Jatim isinya menindaklanjuti surat dari kemensos,” kata Suharto.

Sebagai tindak lanjut, pria yang akrab disapa Anang ini mengungkapkan jika Dinsos membuat surat edaran yang merujuk pada kedua surat sebelumya. Instruksi itu disampaikan pada kecamatan serta kelurahan. Kemudia, dengan informasi itu, mereka diminta untuk turun ke warga.

Untuk diketahui, di Surabaya, angka jumlah warga yang mengajukan santunan kematian Covid-19 mencapai 319 usulan.

“Data itu kami himpun sejak tahun lalu, dan angkanya terus bertambah setiap waktu,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kementrian Sosial (Kemensos) secara resmi telah menghapus kebijakan pemberian santunan sebesar Rp 15 juta kepada keluarga korban meninggal Covid-19.

Peraturan itu tertuang dalam surat Nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021, yang ditujukan untuk seluruh Kadinsos Provinsi. Dalam surat tersebut, tertulis untuk Pemerintah Kabupaten atau Kota diminta melakukan sosialisasi di wilayah masing-masing. [ifw/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar