Politik Pemerintahan

Dinsos Jatim Nilai Program Home Care Lanjut Usia di Bojonegoro Berhasil

Dinas Sosial Jatim mengunjungi Ngatini, salah satu disabilitas yang memiliki usaha menjahit

Bojonegoro (beritajatim.com) – Program kegiatan home care lanjut usia yang dikemas melalui kegiatan keluarga binaan sebagai bagian dari Program Aku Sehat diberikan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur ke penerima manfaat di Kabupaten Bojonegoro. Program yang diberikan ke penerima di Bojonegoro dinilai berhasil.

Program tersebut salah satunya diberikan kepada disabilitas di Desa Bonorejo dan Mojodelik Kecamatan Gayam sekitar lapangan Banyu Urip Blok Cepu yang dioperatori oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dengan menggandeng mitra dari perguruan tinggi kesehatan di Bojonegoro, STIKes ICsada.

“Pelaksanaan program kesehatan merupakan anugerah yang patut diapresiasi untuk menginspirasi pihak-pihak lain dari kalangan dunia usaha agar tergerak untuk membantu perguruan tinggi dan mensukseskan program pemerintah,” ujar Kepala Dinas Provinsi Jatim Alwi, saat melakukan kunjungan ke penerima manfaat, Rabu (22/7/2020).

Jalinan kemitraan antara EMCL dan perguruan tinggi kesehatan berawal dari ketertarikan terhadap inovasi program pemberdayaan masyarakat terkait kesehatan yang terus dilakukan setiap tahun dengan hasil kegiatan yang dipublikasikan di berbagai kesempatan dalam bentuk buku saku, jurnal, berita di media massa dan lain-lain .

EMCL sebagai kalangan dunia usaha yang memiliki komitmen untuk melakukan menajemen potensi resiko yang baik dan mengajarkan pada masyarakat agar bisa hidup berdampingan secara harmonis dengan industry migas yang juga penyokong produksi minyak nasional membutuhkan mitra dari perguruan tinggi kesehatan untuk bisa menjalankan komitmen tersebut dengan baik.

Pendampingan Keluarga Binaan (KaBi) sebagai bentuk pelaksanaan Home Care Lansia telah mendampingi sebanyak 1.285 KaBI, membentuk 123 Simpul Kabi di 4 Desa mitra wilayah Gayam, yaitu Desa Gayam, Desa Mojodelik, Desa Bonorejo dan Desa Brabowan.

Dalam kegiatan kunjungan secara berkala di rumah atau keluarga (Home Care) Tim Perawat yang ditempat di desa melakukan kunjungan secara berkala untuk memberikan layanan dari aspek promotif, preventif, kuratif dasar, hingga rehabilitatif sesuai kebutuhan.

Dilanjutkan dengan pembentukan simpul KaBi sebagai wahana belajar dan bergerak bersama para lansia, dari sharing tentang masalah kesehatan sampai dengan menanam ToGa bersama di lingkungan sekitar keluarga binaan.

Dinas sosial Provinsi Jawa Timur yang juga memiliki kerjasama kemitraan dalam melakukan supervisinya melibatkan Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro dan perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro untuk bersama-sama mengunjungi eks binaan di Desa Bonorejo dan Desa Mojodelik Kecamatan Gayam, untuk meihat perkembangan dan sekaligus memberikan santunan pada Eks Binaan.

“Para eks binaan tersebut perlu untuk terus mendapatkan pemantauan dan pembinaan lebih lanjut dari Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan serta OPD terkait di daerah masing-masing,” terangnya.

Salah seorang eks warga binaan yang dikunjungi adalah Ngatini. Ngatini awal mula mengikuti pelatihan yang diberikan Dinas Sosial dalam pengembangan ketrampilan menjahit. Usahanya kemudian berkembang setelah mendapat beberapa bantuan alat jahit setelah mengikuti pelatihan. “Sekarang sudah bisa mempekerjakan orang sekitar dan disabilitas untuk membantu produksi,” ujar Ngatini. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar