Politik Pemerintahan

Dinilai Tak Tepat Sasaran, Warga Kembalikan BST dari Pemerintah

Tuban (beritajatim.com) – Sedikitnya ada tiga orang warga Desa Talun, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban yang menjadi penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang disalurkan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) secara suka rela mengembalikan dana bantuan tunai tersebut, Kamis (14/5/2020).

Pengembalian bantuan sosial tersebut langsung diserahkan kembali kepada pihak Kantor Pos Kabupaten Tuban yang melakukan pendistribusian secara langsung di kantor Desa Jetak, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Mereka mengembalika bantuan uang di tengah-tengah pandemi virus corona ini lantaran dinilai kurang tepat sasaran.

Pantauan beritajatim.com, pengembalian BST dari Pemerintah Pusat untuk warga yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Tuban dilakukan oleh tiga orang penerima itu saat dilakukan pembagian BST yang dipusatkan di Balai Desa Jetal, Kecamatan Montong, Tuban. Mereka mengaku kaget lantaran tiba-tiba mendapatkan surat panggilan untuk mengambil bantuan itu meski sekarang statusnya sudah menjadi seorang perangkat desa.

“Kami dan keluarga mengembalikan dana bantuan ini karena kami merasa sudah mampu atau belum layak menerima bantuan ini. Maka dengan suka rela kami kembalikan kepada pemerintah,” terang Edi Hariyanto (34), salah satu dari tiga warga Desa Talun, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban yang keluarganya mendapatkan BST itu.

Dari tiga orang warga yang secara sukarela mengembalikan bantuan sosial yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia itu adalah Peni Mufitasi Sari atau istri dari Edi Hariyanto dan Usrin yang tak lain adalah orang tuanya. Kemudian yang ketiga adalah Hj Masruroyati (68), seorang perempuan yang merupakan istri dari pensiunan pegawai negeri asal Desa Talun, Kecamatan Montong, Tuban itu.

“Saya juga kaget, ini satu rumah dapat dua, tapi memang KK pisah. Selama ini sudah tidak mendapatkan bantuan apa, tapi tiba-tiba kok ada surat itu, padahal kita juga tidak pernah didata,” tambah Edi setelah mengembalikan bantuan tersebut.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Hj Masruroyati, meski dalam kondisi kehidupan sederhana di tengah-tengah Pandemi Covid-19 ini dengan mengandalkan gaji pensiuanan suaminya, ia tetap bertekad mengembalikan BST itu. Pasalnya ia mengaku masih ada warga yang kondisinya lebib parah dan tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah itu.

“Selama ini ya tidak pernah dapat, tiba-tiba kok ada bantuan. Ini saya kembalikan karena saya merasa tidak pantas, karena masih ada tetangga yang lebih susah dari saya tapi tidak dapat,” kata Hj Masruroyati itu.

Sementara itu, untuk dana Bantuan Sosial Tunai yang dikembalikan oleh para penerimanya itu lansung diterima kembali oleh pihak petugas Kantor Pos Tuban yang menyalurkan bantuan uang tunai itu langsung ke masyarakat. Yang mana uang tersebut akan dikumpulkan dan dikembalikan pada pihak Kementerian Sosial yang menyalurkan bantuan ini.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar