Politik Pemerintahan

Dinas Pendidikan Sampang Mengaku Usulkan Pengganti Kasi Sarpras SD

Sampang (beritajatim.com) – Sepekan yang lalu dua orang PNS Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, diciduk oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat atas dugaan penarikan fee proyek.

Namun, hingga saat ini Disdik baru mengajukan nama-nama penganti dua kursi yang ditinggal. Yakni kursi Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras) dan kursi salah satu stafnya.

“Baru kita usulkan, tunggu ya,” dalih Achmad Mawardi, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdik Sampang, Selasa (30/7/2019).

Sayangnya, pernyataan Achmad Mawardi ini tidak singkron dengan data kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat. Pasalnya, Kabid Mutasi Arif Lukman Hakim saat dihubunggi melalui jaringan telepon mengaku belum menerima usulan penganti inisial AR salah satu pejabat Dinas Pendidikan yang ditangkap atas kasus dugaan korupsi.

“Sampai kemarin saya belum menerima mas, hari ini saya ada tugas ke Lumajang,” singkatnya dibalik sambungan telepon.

Sekedar diketahui, AR adalah Kasi Sarpras SD dan stafnya MW sepekan yang lalu ditangkap Kejaksaan Negeri atas dugaan kasus korupsi.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar