Politik Pemerintahan

Dinas Pendidikan Imbau Guru PNS Tak Terlibat Pilkades

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Kuzaini

Bojonegoro (beritajatim.com) – Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Kuzaini mengimbau kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga pengajar agar tidak terlibat dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang ketiga yang akan digelar pada Februari 2020 mendatang.

“Keterlibatan guru dalam panitia Pilkades ini sudah kita imbau agar tidak terlibat, karena bisa mengganggu kegiatan pembelajaran di sekolah,” ujar Kuazini, Jumat (17/1/2020).

Selama proses pencoblosan nanti, menurut Kuzaini, sesuai dengan kalender pendidikan tidak ada sekolah yang libur. “Karena sesuai dengan kalender pendidikan, saat proses pencoblosan Pilkades itu tidak ada libur. Itu bukan otoritas kami, jadi lihat nanti,” katanya.

Sementara terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan akan membentuk satgas dalam pengamanan Pilkades serentak yang akan diikuti sebanyak 233 desa di 28 kecamatan yang ada di Bojonegoro. Satgas itu dibentuk untuk memberantas politik uang dan anti taruhan.

Selain itu, juga mengawasi netralitas anggotanya. Kapolres meminta kepada masyarakat jika mengetahui adanya anggota kepolisian maupun PNS yang tidak netral atau terlibat dalam kepanitiaan Pilkades agar segera melapor. “Kami akan tindak tegas anggota yang terlibat pilkades,” tegasnya. [lus/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar