Politik Pemerintahan

Dinas Kehutanan Provinsi Jatim dan Pegiat Lingkungan Kediri Raya Reboisasi Hutan

Kediri (beritajatim.com) – Musim penghujan dimanfaatkan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur melakukan rehabilitasi dan revitalisasi hutan dengan tanam bibit pohon di area Sumber Air Klaceng Desa Tempurejo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri Minggu (20/12/2020). Kegiatan tersebut melibatkan aktivis pegiat lingkungan di Kediri Raya.

Kepala Seksi Tata Kelola dan Usaha Kehutanan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur CDK Trenggalek (Kediri Raya, Tulungagung, dan Trenggalek) Agung Prasetija mengapresiasi bentuk partisipasi masyarakat yang sangat peduli lingkungan. “Kalau saya liat di Kediri ini peran komunitas masyarakat sangat luar biasa, hampir setiap minggu kami diundang dalama kegiatan semacam ini,” katanya.

Melalui progam seperti ini, Agung berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang mulai peduli dengan lingkungan terutama kelestarian hutan. Mengingat, manfaat yang didapat dengan adanya kelastarian hutan ini tidak hanya bagi warga sekitar, melainkan yang ada di bawah hilir tentu bisa merasakan manfaatnya.

Sementara itu, Ketua Umum GNDP (Gerakan Nasional Donor Pohon) dr. Ari Purnomo Adi mengatakan, acara ini adalah gerakan pelestarian hutan di sekitar sumber air. “Latar belakang gerakan ini jelas semakin banyaknya perambahan hutan yang ada di area sumber air sini. Ini lama – lama bisa habis sumber airnya karena hutan banyak yang ditebangi, oleh karena itu kami coba cegah dengan menanam pohon,” katanya.

Kegiatan ini diprakarsai oleh pemerintah Desa Tempurejo. Kemudian penyedia bibitnya adalah dari Komunitas Oleng – Oleng Kediri Raya. “Kita mengundang sekitar 100 kelompok relawan dan alhamdulillah antusiasnya sangat tinggi. Sehingga jumlah peserta yang ikut melebihi target di awal,” imbuh dr Ari.

Gerakan Nasional Donor Pohon ini sangat penting untuk melestarikan alam yang selama ini masih sedikit perhatian baik dari masyarakat atau pemerintah. “Contohnya cagar alam alas simpenan yang ada di Kediri itu hampir 5 tahun tak pernah ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kediri. Padahal disana masih menyimpan banyak fauna langkah yang terlindungi,” jelasnya.

Oleh karena itu, kelompoknya GNDP mencoba mengatasi masalah ini dengan aktif melakukan gerakan rehabilitasi hutan. “Kami punhya banyak bibt yang didapat dari relawan, tetapi tak ada wilayah hutan yang bisa di tanami. Oleh sebab itu kami coba menyatukan dengan mengajak Pemerintah Desa selaku pemangku wilayah untuk fasilitasi kegiatan ini dan kami yang carikan donatur pohon,” tuturnya.

Melalui acara tersebut diharapkan masyarakat semakin tergerak untuk melakukan penanaman pohon di sekitar lingkungannya. Sehingga generasi yang akan datang, anak cucu kelak masih bisa menghirup oksigen yang segar. [nm/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar