Politik Pemerintahan

Dikeluhkan Banyak Pelanggan, PDAM Gresik Jadi Trending Topik

Warga Perum PPS 2 Gresik terpaksa membeli air bersih imbas air PDAM Gresik tak mengalir

Gresik (beritajatim.com) – PDAM Giri Tirta Gresik akhir-akhir ini menjadi trending topik masyarakat. Perusahaan milik BUMD Pemkab Gresik itu dikeluhkan banyak pelanggan mulai dari tidak lancarnya distribusi air maupun keruhnya air yang mengalir ke pelanggan.

Keluhan pelanggan PDAM Gresik tersebut salah satunya dialami oleh warga Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) 2 Gresik. Warga setempat sudah tiga pekan ini tidak ada air yang mengalir. Padahal, setiap bulan rutin membayar tagihan.

Imbas air yang mampet tersebut, warga Perumahan PPS 2 harus rela mengeluarkan uang untuk membeli air tangki. Namun hanya cukup digunakan selama tiga hari

“Mau gimana lagi, per kubiknya saya harus merogoh kocek Rp 40 ribu untuk kebutuhan air. Kalau ditotal sampai sekarang sudah 5 kubik hanya buat beli air,” ujar Aprilia (38) warga Perum PPS 2 Gresik, Sabtu (6/02/2021).

Menurut Aprilia, dirinya sebelumnya memang mendapat informasi dari PDAM Giri Tirta Gresik ada gangguan distribusi jalur pipa yang ke arah Manyar pada 22 Januari 2021 lalu. Tapi, PDAM Gresik berjanji estimasinya bisa selesai 2×24 jam. Fakta di lapangan sampai sekarang pelanggan tidak mendapat aliran air.

“Kami berharap PDAM Gresik mendengar keluhan kami. Sementara tagihan bulanan terus jalan,” paparnya.

Menanggapi hal ini Dirut PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zariyah menyatakan distribusi air kembali normal seperti biasa. “Sudah normal, Mas,” ungkapnya singkat.

Namun hal itu, belum melegakan pelanggan. Sebab, warga yang tinggal di Perum PPS 2 Gresik. Hingga saat ini masih membeli air secara patungan mengingat air yang keluar PDAM juga belum mengalir.

Kejadian serupa juga terjadi di Perum Kembangan Griya Asri (GKA) Gresik. Pasalnya, air dari PDAM juga belum mengalir selama tiga hari. Warga setempat terpaksa membeli air yang diangkut mobil per tandonnya yang dijual Rp 40 ribu. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar