Politik Pemerintahan

Dijatah 480 Alat Rapid Tes, Ipong : Tak Sembarang Orang Bisa Dites

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemkab Ponorogo mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) alat rapid tes virus corona sebanyak 180 alat. Bupati Ipong Muchlissoni mengeklaim jika jumlah alat tersebut merupakan pengiriman awal. Saat ini ada 300 alat rapid tes masih berada di Dinkes Provinsial Jatim. Sehingga total ada 480 alat rapid tes Covid-19 yang rencananya akan digunakan di bumi reyog.

“Jadi saat ini sudah ada 180 alat tes Covid-19 yang ada di Ponorogo, sisanya sebanyak 300 alat tes masih berada di Surabaya,” kata Ipong Muchlissoni, Senin (30/3/2020).

Saat ini Pemkab Ponorogo masih menjalin komunikasi dengan pihak Pemprov Jatim tentang skema pengambilan alat tes yang tersisa. Apakah akan dikirim dari sana, atau ada yang mengambil ke sana. Karena jumlahnya yang terbatas, Ipong menyebut tidak sembarang orang bisa melakukan pengetesan dengan alat tersebut. “Ada kriteria-kriteria orang yang boleh melakukan rapid tes Covid-19 itu,” katanya.

Kriteria yang pertama berhak mendapatkan rapid tes, ialah beberapa orang yang beresiko virus corona. Seperti orang yang kontak erat dengan resiko tinggi, malai dari keluarga penderita positif virus corona, tenaga kesehatan baik yang memeriksa, merawat, pengantar maupun yang biasa membersihkan ruangan tempat pasien positif Covid-10. Selain itu juga untuk orangnyang dalam 2 hingga 14 hari berada di satu ruangan dengan penderita.

“Ponorogo hingga kini belum ada yang positif, semoga sampai annti juga tidak ada. Sehingga untuk kriteria pertama ini belum ada,” katanya.

Kriteria kedua yakni menyasar kepada pasien dalam pengawasan (PDP), dimana tidak memungkinkan atau memerlukan waktu yang lama jika pasien tersebut pemeriksaannya menggunakan PCR Swab. Dan kriteria ketiga untuk mereka dengan status orang dalam resiko (ODR). Apalagi jika pemeriksaan Swab tidak memungkinkan karena banyaknya orang yang akan pemeriksaan.

“Kami akan selek selektif dalam memberikan rapid tes Covid-19, diprioritaskan kepada mereka yang rentas kena penyakit berasal dari Wuhan, China,” pungkasnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar