Politik Pemerintahan

Diikuti 253 Desa, Tahapan Pilkades Serentak di Kabupaten Mojokerto Mulai Digelar

foto/ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 253 dari total 299 desa di Kabupaten Mojokerto akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2019. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dari dua edisi pilkades serentak sebelumnya, yakni tahun 2016 dan 2018 lalu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto mengatakan, tahapan Pilkades sudah mulai digelar dan pihaknya sudah mensosialisasikan seluruh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk membentuk panitia pemilihan.

“Sebagai tahapan awal persiapan Pilkades, sekarang BPD sudah mulai menyiapkan semua komponen pemilihan. Jumlah desa yang menggelar Pilkades memang cukup banyak karena akumulasi dari jabatan kades yang memasuki masa akhir,” katanya.

Terhitung mulai Februari 2019 hingga April 2020. Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Pacet dan Kemlagi sebagai kecamatan dengan jumlah terbanyak yang bakal melangsungkan Pilkades, yakni masing-masing 20 desa atau tinggal menyisakan 46 kades yang masa jabatan masih panjang hingga 2022 nanti.

“Dari 18 kecamatan, dua kecamatan yang banyak menggelar Pilkades. Yakni Pacet dan Kemlagi. Masa jabatan paling lama yang ikut Pilkades serentak adalah kades Bangsal yaitu April 2020. Regulasi pemilihan masih sama dengan Pilkades 2016 dan 2018 lalu,” jelasnya.

Regulasi pemilihan masih sama yakni tetap berpatokan pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendagri Nomor 112 tahun 2014 yang diubah dalam Permendagri Nomor 65 Tahun 2017 tentang Pilkades.

“Di mana, jumlah kandidat minimal dua orang dan maksimal lima orang. Artinya, tidak ada calon kades yang akan melawan bumbung kosong,” tuturnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar