Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Digunakan Untuk Bermesraan, Satpol PP Magetan Akui Kehilangan Akses CCTV Alun-Alun

Magetan (beritajatim.com) – Heboh video pasangan yang bermesraan di Alun-alun Magetan bikin Satpol PP wirang. Selain luput dari pantauan petugas, tiadanya akses untuk cek CCTV jarak jauh membuat korps penegak perda sulit deteksi pengunjung yang nekat masuk meski kawasan Alun-Alun masih tutup, hingga mendeteksi adanya pasangan yang memiliki niat buruk.

Kabid Penegak Perda Satpol PP dan Damkar Magetan, Fery Yoga Saputra menyebut kalau sebenarnya sudah ada beberapa titik kamera pengawas yang dipasang Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sejak dua tahun lalu. Satpol PP bisa mengawasi langsung dengan menggunakan aplikasi. Sehingga, jika ada indikasi pelanggaran ketertiban umum bisa segera dideteksi.

“Tapi, belakangan aplikasi minta update. Setelah kami update, justru sudah tak bisa diakses lagi. Sehingga, sudah beberapa bulan ini kami tidak bisa cek lewat CCTV, dan mengandalkan pantauan jarak jauh dari Pos Kantil Pemda dan Pos Pendapa Surya Graha, atau laporan masyarakat,” kata Fery pada beritajatim.com Senin (4/10/2021).

Meski sudah meminta akses pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, pihaknya tetap tak diberikan. Alasan birokrasi yang mbulet membuat pihaknya memilih untuk mengandalkan laporan warga. Namun, tak hanya itu, pihaknya juga kerap meminta petugas Disperkim untuk melarang warga masuk kawasan Alun-alun.

“Karena masih tutup kan sebenarnya sejak PPKM sampai saat ini, jadi seharusnya tidak boleh ada yang masuk. Beberapa kali garis segel kami dirusak warga,” katanya.

Fery mengakui kalau pihaknya tak bisa awasi kawasan Alun-alun selama 24 jam. Meski, jaminan ketertibannya harus dijaga. Mengingat berdekatan dengan kantor Bupati Magetan, dan Komplek Pendapa Surya Graha.

“Kami sudah koordinasi, mungkin akan ada skema baru pemantauan. Dan kami akan minta akses lagi pada Disperkim agar bisa pantau Alun-alun lewat CCTV,” katanya. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar