Politik Pemerintahan

Dievaluasi, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto Ubah Jam Operasional Pasar Tradisional

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Mojokerto terkait jam operasional pasar tradisional dievaluasi. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto mengambil langkah cepat dalam menanggapi aspirasi masyarakat.

Jika sebelumnya jam operasional pasar tradisional diatur mulai pukul 03.
00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, namun kini telah diubah menjadi pukul 03.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB. Hal ini disepakati pada rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto yang dilaksanakan secara daring dari di Rumah Rakyat, Sabtu (16/1/2021).

Pelaksanaan PPKM di 15 daerah di Jawa Timur termasuk Kota Mojokerto diterapkan mulai, Jumat (15/12021) kemarin. Salah satu poin yang telah ditetapkan oleh tim Satgas Covid-19 dikeluhkan oleh masyarakat. Yakni, dalam Surat Edaran Nomor 443.33/183/417.508/2021 pada poin 4 yang berbunyi Pembatasan Jam Operasional Pasar Umum Tradisional.

“Kami dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto, mengakomodir apa yang menjadi aspirasi dari para pedagang di pasar tradisional. Dengan pertimbangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah agar tidak terdampak secara signifikan terhadap pendapatan mereka. Maka, kami mengambil keputusan,” ungkap Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Untuk jam pembukaan pasar tradisional disesuaikan sampai dengan pukul 20.00 WIB atau sama dengan jam tutup toko, restoran dan juga mall. Ning Ita (sapaan akrab, red) berharap, dengan kebijakan tersebut bisa berdampak terhadap ekonomi masyarakat bawah, terakomodir pendapatan mereka, namun tetap melaksanakan protokol kesehatan 4M.

Perubahan ini dituangkan dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 443.33/201/417.508/2021 tentang Perubahan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Mojokerto tertanggal 16 Januari 2021. Tidak hanya itu, tim dari UPT Pasar Tradisional telah turun ke lapangan dan berkomunikasi secara langsung dengan pihak pedagang.

“Terkait jam buka, memang kita tetapkan pukul 03.00 WIB. Namun, dalam pelaksanaan di lapangan rata-rata pukul 02.00 WIB mereka sudah memulai persiapan beraktifitas. Dan itu tidak ada persoalan serta sudah terkomunikasikan dengan para pedagang dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Hanya jam tutupnya, kita ambil kebijakan yang lebih fleksibel,” ujarnya.

Yakni memperbolehkan buka sampai pukul 20.00 WIB atau mengikuti toko, swalayan dan restoran. Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto yang telah taat dan tertib dalam melaksanakan PPKM sejak hari pertama diberlakukan, Jumat (15/1/2021) kemarin.

“Kami dari Satgas Covid-19, mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto yang telah taat dan tertib dalam pelaksanaan PPKM hati pertama kemarin. Dan kami berpesan kepada suruh masyarakat Kota Mojokerto untuk tetap taat kepada protokol kesehatan, dimanapun berada 4M harus terus dilaksanakan secara ketat,” pungkasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar