Politik Pemerintahan

Didukung Milenial Muslim Bersatu, TKD Jatim: Bantu Tangkal Hoaks

Surabaya (beritajatim.com) – Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk Jokowi-KH Ma’ruf berharap agar masyarakat tidak mempercayai semburan fitnah, kabar bohong atau hoaks yang menyerang pasangan nomor urut 01.

Machfud juga meminta kepada Milenial Muslim Bersatu (MMB) Jatim akan memaksimalkan dukungan Jokowi-Ma’ruf dari media sosial dengan menyebarkan konten-konten positif di jam-jam ‘prime time’.

“Ini untuk menangkal semburan hoaks,” kata Machfud kepada wartawan saat menghadiri Deklarasi MMB di Hotel Tunjungan Surabaya, Minggu (17/2/2019).

Selain itu, konten-konten positif tersebut bisa memberikan pencerahan dan pemahaman kepada masyarakat, hingga bisa menentukan siapa pemimpin masyarakat yang bisa dipilih.

“Selama ini isu negatif yang dihembuskan kan kalau Pak Jokowi itu PKI, memasukkan TKA asal China serta mengkriminalisasi ulama. Bahayanya itu sangat merasuk betul di kawasan Madura dan Tapal Kuda, padahal ini kan diputarbalikkan,” kata mantan Kapolda Jatim ini.

Hoaks yang lebih parah lagi, kata Machfud, adalah isu KH Ma’ruf Amin yang akan diganti Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok sebagai wapres jika terpilih nantinya.

“Itu kan kebohongan besar dan sudah dibantah langsung oleh Pak Jokowi. Pak Jokowi ini orangnya mengerti, tentu tidak akan melakukan hal itu,” tukasnya.

“Dukungan dari Milenial Muslim Bersatu ini sangat luar biasa dan akan mempertebal suara Jokowi-Ma’ruf Amin di Jatim,” imbuh Machfud.

Generasi milenial atau pemilih muda diyakini memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan pemilihan umum yang akan dilaksanakan pada April mendatang. Diperkirakan ada sekitar 40 persen suara yang berasal dari generasi milenial.

Sementara itu, gairah keislaman generasi milenial saat ini semakin meningkat. Namun dalam perjalanannya, gairah keislaman tersebut justru dimanfaatkan oknum-oknum atau kelompok tertentu untuk hal-hal yang negatif antara lain radikalisme, menyebarkan kebencian, dan menyebarkan kebohongan, baik melalui sosial media atau melalui pengajian-pengajian.

“Kami menilai pasangan pak Jokowi-Ma’ruf Amin ini yang paling banyak merasakan kebohongan tersebut. Apapun kinerja positif dari Pak Jokowi selalu ada negatifnya di mata mereka,” ujar Ketua Muslim Milenial Bersatu (MMB) Jawa Timur, Saidah.

Oleh karena itu, pihaknya yang terdiri dari para aktivis generasi milenial, aktivis kemahasiswaan, aktivis kegiatan sosial milenial berhimpun dalam Milenial Muslim Bersatu, bersama-sama akan melawan hal-hal negatif tersebut.

Adapun yang akan dilakukan yaitu aktif di media sosial dengan menyebarkan konten-konten kebenaran untuk melawan kebohongan. Kemudian di darat, MMB juga akan melakukan kegiatan persuasi dan akan secara rutin seminggu sekali mengadakan pengajian-pengajian dengan mengundang para ustadz sebagai pembimbing yang benar-benar mendukung NKRI serta objektif terhadap keberhasilan figur Presiden Jokowi.

“Kegiatan ini juga sekaligus untuk mendeklarasikan dukungan kami terhadap pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Karena kami menilai keduanya merupakan sosok yang terbaik bagi Indonesia dan bagi umat Islam,” tegas Saidah.

Khusus Jokowi, pihknya sudah merasakan pembangunan yang dilakukan selama hampir 5 tahun. Selain itu, Jokowi juga merupakan pemimpin Islam sejati yang telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Ia tidak pernah marah atau balik menghina orang-orang yang sengaja memfitnahnya untuk menurunkan kredibilitasnya dalam Pilpres.

“Pak Jokowi adalah pemimpin yang Islami dan merakyat. Ia tidak pernah lelah melayani rakyatnya mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote. Di tangan beliau, harga BBM di Papua sama dengan di Jawa, Indonesia juga dipercaya sebagai negara tujuan investasi kedua di dunia, serta negara teraman kesembilan di dunia. Saat ini, kondisi ekonomi kita juga semakin stabil,” pungkas Saidah. (tok/kun)

 

Apa Reaksi Anda?

Komentar