Politik Pemerintahan

Didukung 6 Parpol, Fattah Jasin – Ali Fikri Deklarasi Maju Pilkada Sumenep 2020

Sumenep (beritajatim.com) – Pasangan bakal calon bupati (Bacabup) dan bakal calon wakil bupati (Bacawabup) Sumenep, Fattah Jasin (Gus Acing) dan Ali Fikri A. Warits (Mas Kiai) menggelar deklarasi, Sabtu (01/08/2020).

Pasangan ini didukung koalisi enam partai politik (parpol), yakni PKB, PPP, Partai Demokrat, NasDem, Hanura dan Golkar. Deklarasi dilakukan di kediaman KH. Rahem Usmuni, Tarate, Kecamatan Kota Sumenep.

“Kalau ditakdirkan menjadi bupati dan wakil bupati, kami akan mendorong ekonomi masyarakat dengan memaksimalkan kearifan lokal. Kami juga ingin mempercepat peningkatan infrastruktur, baik di kepulauan dan daratan,” kata Fattah Jasin.

Ia bersama Ali Fikri mengaku ingin mewujudkan ‘Sumenep Barokah’ dengan membawa Sumenep lebih memakmurkan desa dan pemerataan pembangunan.

“Masyarakat harus bisa menikmati kekayaan yang dimiliki Sumenep. Itulah yang dimaksud Sumenep Barokah. Memakmurkan masyarakat dan pemerataan pembangunan,” ujarnya.

Sementara Ketua Dewan Syuro DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sumenep, A. Busyro Karim mengatakan, kondisi saat ini berbeda dengan masa 10 tahun lalu. Dalam pemenangan pasangan calon tidak cukup hanya mendatangi tokoh-tokoh, melainkan harus gerilya ke masyarakat bawah.

“Sekarang bukan lagi era ketokohan, tapi era gerilya ke masyarakat. Itu yang harus dilakukan oleh pasangan calon,” ujarnya.

Ia berharap kekompakan parpol pengusung dalam mencari dukungan masyarakat. Menurutnya, kekuatan sruktural parpol dan kultur harus berjalan beriringan. Dua sisi itu tidak bisa dilepaskan agar tidak pincang.

“Partai pengusung ini sudah banyak. Tinggal bagaimana menjaga kekompakan dan menyatukan dengan kekuatan kultur,” ucapnya.

Deklarasi tersebut juga dihadiri Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim serta jajaran pengurus. Selain itu, juga ratusan kyai khos di Sumenep.

“Saya mengapresiasi visi dan misi pasangan calon ini yang mengacu pada keberhasilan bupati sebelumnya. Ini sangat sesuai dengan kultur pesantren,” ujar Halim. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar