Politik Pemerintahan

Diduga Tak Netral, Camat Duduksampeyan Dipanggil Bawaslu Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Dianggap tak netral, Camat Duduksampeyan Suropadi dipanggil Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Gresik. Lembaga penyelenggara pemilu itu mengirim surat untuk memohon informasi atas dugaan pelanggaran tidak netralitasnya aparatur sipil negara (ASN).

Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Gresik Syafi’ Jamhari menuturkan, pihaknya mengaku masih terus mendalami temuan aktifitas Camat Duduk Sampeyan yang diduga mengajak seluruh kepala Desa setempat dalam sebuah pertemuan di salah satu rumah makan di daerah Lamongan pada beberapa hari lalu.

“Kami mqasih mengumpulkan saksi-saksi dan keterangan lainnya. Yang pasti temuan tersebut sudah masuk form A1 Bawaslu Gresik,” tuturnya, Minggu (28/06/2020).

Form tersebut, lanjut dia, menjelaskan tentang penerimaan laporan dugaan pelanggaran Pilkada.

“Bawaslu Gresik juga sudah menugaskan Panwascam Duduksampeya untuk menggali keterangan lainnya jadi mohon waktu,” ujarnya.

Pelanggaran ini bermula sewaktu Panwascam Duduksampeyan mendapat keterangan bahwa Camat Suropadi menggelar pertemuan dengan seluruh kepala desa se-Kecamatan Duduk Sampeyan pada Rabu (24/6).

“Dari laporan itu alasannya melalukan sosialisasi atas program peningkatan kesejahteraan Kepala Desa melalui Alokasi Dana Desa (ADD),” ungkap Syafi’ Jamhari.

Menurutnya, temuan tersebut hasil dari merespon isu yang beredar di media sosial, serta obrolan warga setempat.

“Jadi memang belum ada yang melapor secara resmi, kami pun berinisiatif untuk menggali informasi langsung melalui Panwascam Duduksampeyan,” tandas Syafi’. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar