Politik Pemerintahan

Diduga Gadaikan Mobil Dinas, Pejabat Pemkab Sampang Tak Disanksi

Sampang (beritajatim.com) – Meski pernah melakukan tindakan melanggar disiplin, namun oknum pejabat di Sampang tak dikenai sanksi. Dia adalah S, mantan sekretaris di DPRD Kabupaten Sampang. Dia diduga mengadaikan dua unit mobil dinas (mobdin) kesekretariatan DPRD pada 2016 lalu.

Namun demikian, sampai saat ini kasus tersebut belum serius ditangani oleh Inspektorat. Padahal, sebenarnya permasalahan itu sudah lama diketahui berbagai pihak mulai dari Sekda, Bupati Sampang era Fadilah Budiono hingga Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto.

Sekretaris DPRD Sampang M. Anwar Abdullah saat ditemui mengaku ada dua mobdin yang diduga digadaikan oknum mantan Sekwan. Kasus tersebut terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Sekwan. “Dugaan itu memang benar adanya. Tapi dua unit mobdin tersebut sudah selesai ditebus dengan biaya kurang lebih Rp 300 juta,” ujarnya, Rabu (27/3/2019).

Lanjut Anwar, sejak awal pihaknya sudah memberikan laporan secara lisan serta menyampaikan laporan terhadap pimpinan hingga inspektorat. Namun, hingga saat ini belum ada sanksi apapun terhadap yang bersangkutan. “Padahal kasus yang lain ada seorang sekretaris camat (sekcam) di Kabupaten Sampang, ditemukan mengadaikan sepeda motor dinasnya, langsung mendapat sanksi non-job,” ujarnya.

Sementara kepala Inspektorat Kabupaten Sampang, Suharjanto saat dikonfirmasi melalui telepon pribadinya meski terdengar nada masuk, namun tidak memberikan respon. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar