Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Diduga Cemarkan Nama Baik, Ketua Panitia Pilkades Betek Probolinggo Diadukan ke Polisi

Sawar dan Kuasa Khususnya saat mendatangi Polres Probolinggo

Probolinggo (beritajatim.com) – S, Soerang oknum Ketua Panitia Pemilihan Pikades Desa Betek Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo diadukan ke Polisi karena diduga telah mecemarkan nama baik dari Sawar salah satu Calon Kepala Desa setempat.

Musthofa kuasa khusus dari Sawar mengatakan, pihaknya merasa dirugikan dalam video yang telah viral tersebut, pasalnya dalam video tersebut ketua panitia dan Kepala Desa Betek mengatakan bahwa kliennya adalah pelaku kecurangan pada Pilkades yang sudah digelar pada tahun 2021 itu.

“Dalam hal ini apa yang kami laporkan terindikasi sudah melanggar Undang Undang ITE pasal 27 ayat 3 dan KUHP pasal 310 dan pasal 311 ayat 1, yang saya laporkan atau adukan adalah statemen dari ketua panitia Pilkades Betek, beliau berdua dengan Kadesnya m,enyatakan di sebuah video dibuat viral disebarkan di semua grup WA, bahwa saudara Sawar ini adalah pelaku kecurangan di Pilkades,” katanya. Jum’at (21/1/2022).

Sementara itu, Sawar mengaku ia tidak merasa melakukan apa yang dituduhkan kepadanya oleh Ketua Panitia Pilkades Betek bersama dengan Kepala Desa Betek melalui video tersebut.

“Keberatan sekali pak, ini kan masih proses PTUN, disitu (video,red) saya sudah dituduh, masyarakat Desa Betek otomatis kan tahu, seharusnya kan dibuktikan dulu, ketua panitia (Panlih,red) bersama bapak kepala desa seenaknya saya dibilang yang mencurangi,” jelasnya.

Sementara itu, S, Ketua Panitia Pilkades Desa Betek saat dikonfirmasi menyebutkan, bahwa ia siap menghadapi pelaporan yang dilakukan oleh Sawar terhadapnya itu.

“Ya monggo, tidak apa-apa orang laporan itu kan sah sah saja, tapi kalau terkait dengan video saya juga mempunyai hak untuk melaporkan, bahkan youtubenya mereka yang lebih dulu tersebar,” katanya.

Ia mengaku apa yang ia sampaikan dalam video tersebut sudah sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. “Saya tidak berstatemen seperti itu kalau tidak sesuai dengan kondisi dilapangan, berarti saya kan mengada-ngada, tinggal buktikan hari Rabu saksi mengatakan seperti itu apa tidak,” jelasnya.

Bripka Muhtar Yuliharto, Humas Polres Probolinggo membenarkan bahwa pihaknya telah menerima aduan terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh oknum Panitia Pemilihan Kepala Desa. “Iya laporan sudah kami terima dan akan kami dalami untuk melakukan verifikasi terkait aduan tersebut,” katanya. (tr/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar