Politik Pemerintahan

Didampingi Ketua DPC PDIP Gresik, Paslon NIAT Sambangi Pantai Jompo

Gresik (beritajatim.com) – Pasangan calon Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) terus melakukan blusukan ke desa-desa. Didampingi Ketua DPC PDIP Gresik, mereka turun langsung melihat kondisi, dan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.

Kedatangannya di Panti Jompo Lestari di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti. Kedatangan Gus Yani disambut oleh Haryantondan Sumarlik sebagai pengasuh panti jompo itu. Pasangan suami istri (pasutri) itu menyampaikan, panti jompo sudah berdiri sejak tahun 2011 lalu. Mereka merawat sebanyak 28 orang lansia.

Mereka berasal dari berbagai wilayah. Mulai Kecamatan Dukun, Duduksampeyan hingga Kecamatan Gresik. Ironisnya, selama itu mereka belum pernah diperhatikan oleh Pemkab Gresik. “Setiap bulan operasional kami menghabiskan sekitar Rp 20 juta. Semua itu biaya sendiri dan kadang juga mendapat bantuan dari orang dermawan,” ujarnya, Rabu (25/11/2020).

Melihat kondisi tersebut, Gus Yani telah menyiapkan program unggulan. Yakni PKH Inklusif. Program tersebut untuk memperluas cakupan bagi kalangan lansia dan disabilitas. “Program itu menjadi bagian dari Nawa Karsa Niat ‘Gresik Seger’,” kata Gus Yani.

Menurut Gus Yani, pemerintah daerah mempunyai kewajiban memberi perlidungan dan jaminan sosial kepada warganya. Khususnya lansia dan disabilitas. “Kami paslon NIAT optimis bisa memberikan perlindungan sosial berupa PKH Inklusif di Kabupaten Gresik,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik tersebut.

Gus Yani menjelaskan, program PKH Inklusif dapat mengentaskan kemiskinan dan pembanginan yang berkelanjutan di Kabupaten Gresik. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar