Politik Pemerintahan

Didampingi Jokowi, Putra Pendiri NU Disuntik Vaksin

Presiden Jokowi berdiri di samping pengasuh PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang KH Hasib Wahab yang sedang divaksin, Senin (22/3/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) meninjau vaksinasi massal yang digelar di pendapa Pemkab Jombang, Senin (22/3/2021) sekitar pukul 16.05 WIB. Begitu memasuki area pendapa, rombongan presiden ini langsung disambut Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab.

Selain itu nampak Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ketiga kemudian melihat proses vaksinasi. Kepala Negara kemudian beranjak untuk berbincang sejenak dengan sejumlah peserta yang tengah menjalani observasi setelah menerima suntikan dosis vaksin. Setelahnya, Presiden juga menyaksikan proses penyuntikan vaksin bagi sejumlah peserta.

Adalah pengasuh PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang KH Hasib Wahab yang didatangi Jokowi. Gus Hasib, panggilan akrab KH Hasib Wahab, duduk di kursi dekat petugas medis. Sedangkan Jokowi berdiri di samping putra pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah itu. Kedua sempat berbincang.

Nah, saat petugas medis melakukan penyuntikan vaksin terhadap Gus Hasib, Presiden Jokowi masih berdiri di sampingnya. Termasuk juga Bupati Jombang dan Gubernur Jatim. Semuanya menyaksikan secara bersama-sama.

Bupati Mundjidah mengatakan, sasaran kegiatan vaksinasi kali ini ialah meliputi warga lanjut usia (lansia), petugas dan pekerja publik, ulama, serta tokoh lintas agama. “Selain itu, vaksinasi serupa juga digelar serentak di 21 kecamatan setempat yang juga diikuti oleh Presiden melalui konferensi video. Untuk di pendapa ini sebanyak 230 orang,” kata Mundjidah.

Presiden Jokowi saat m,eninjau vaksinasi massal di pendapa Pemkab Jombang, Senin (22/3/2021)

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menyampaikan bahwa berdasarkan apa yang disampaikan para kiai dari MUI Jawa Timur, vaksin AstraZeneca dapat digunakan dalam program vaksinasi massal yang digulirkan pemerintah.

“Tadi pagi saya juga bertemu dengan para kiai sepuh dan kiai dari MUI Jawa Timur yang menyampaikan bahwa vaksin AstraZeneca bisa digunakan, halal, dan tayyib,” ucapnya.

“Ini akan kami dorong besok agar lebih banyak lagi vaksin yang bisa didistribusikan di Provinsi Jawa Timur kemudian masuk ke kabupaten/kota yang ada agar pelaksanaan vaksin bisa dipercepat untuk pondok-pondok pesantren, kiai, santri, petugas, dan pelayan publik,” imbuh Presiden.

Usai menyampaikan sambutan, Presiden Jokowi bersama rombongan kemudian bertolak ke Surabaya. Kepala Negara yang tampak didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar