Politik Pemerintahan

Dicurhati Soal Pejabat Plt, Komisi B Sidak Disperindag Jember

Nyoman Aribowo, Komisi B DPRD Jember

Jember (beritajatim.com) – Komisi B DPRD Jember, Jawa Timur, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, Jumat (22/1/2021). Mereka bertujuan menenangkan kalangan aparatur sipil negara yang resah karena pengangkatan pejabat pelaksana tugas oleh Bupati Faida.

“Ada keluhan dari beberapa staf Disperindag ke Dewan terkait beberapa pelaksana tugas di beberapa bagian. Ada sekitar lima jabatan. Karena ada keresahan pegawai, kami langsung turun ke Disperindag,” kata anggota Komisi B Nyoman Aribowo, Sabtu (23/1/2021).

Komisi B mengumpulkan semua pegawai Disperindag dan memberikan penguatan. Nyoman menyampaikan, agar pegawai memaklumi karena adanya kekacauan birokrasi. “Kami sampaikan bahwa sebenarnya dalam konteks menjalankan pemerintahan kan aturannya rigid, mulai mutasi sampai sanksi. Sebenarnya apa yang dilakukan bupati melanggar edaran Mendagri, UU Pilkada, dan surat gubernur bahwa apa yang dilakukan dalam penonaktifan beberapa pejabat non prosedural,” katanya.

Menurut Nyoman, para pegawai ini adalah orang yang tahu aturan. “Dengan adanya itu jelas ada kegamangan dan keresahan. Kami sarankan ikuti saja sesuai aturan yang disepakati. Ikuti petunjuk gubernur dan pemerintah pusat,” katanya.

Nyoman melakukan sidak sesuai dengan situasi darurat birokrasi saat ini. DPRD Jember tidak bisa menggunakan cara biasa dengan rapat dengar pendapat. “Dengan sidak, kita tahu detail kondisi di bawah, dan kita bisa menerima keluhan atau kebingungan para aparatur sipil negara. Syukur-sukur kita bisa memberi solusi. Targetnya jangan sampai ada kegaduhan dan kebingungan,” katanya.

Nyoman rencananya ke Dinas Ketahanan Pangan, Senin (25/1/2021), untuk melakukan sidak lagi. “Di sana kepalanya definitif, tapi sepertinya diangkat pelaksana tugas dan beberapa jajaran bawahnya juga. Kami sudah berkoordinasi dengan mereka,” katanya. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar