Politik Pemerintahan

Dibesarkan NU, Caleg Demokrat Kabupaten Kediri Pilih Dukung Capres 01

Kediri (beritajatim.com) – Caleg DPRD Kabupaten Kediri dari Partai Demokrat M. Zaini memilih mendukung pasangan calon presiden nomor 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

Alasan dari mantan tim sukses Khofifah Indar Parawansa dalam Pilgub Jatim 2018 lalu, karena Partai Demokrat memberikan keleluasaan memilih terhadap kadernya dalam Pemilu 2019.

Dalam acara do’a bersama yang dihadiri oleh ratusan muslimat NU Kabupaten Kediri, M. Zaini mengaku jika sinergitas antara Partai Demokrat dan Muslimat ini berawal dari proses bersama-sama dalam memperjuangkan Ketua Muslimat, Khofifah Indar Parawansa menuju kursi Gubernur Jatim.

“Kami ingin kemitraan ini terus berlanjut, untuk itu kami belajar memahami muslimat, belajar untuk bisa memberikan manfaat dengan eksistensi yang dimiliki muslimat,” kata M Zaini Caleg DPRD Kabupaten Kediri nomor urut 1 dari dapil Kabupaten Kediri 1 itu.

Meskipun mencalonkan diri melalui Partai Demokrat, dia menegaskan jika dibesarkan dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Sehingga dirinya menjadi mudah dalam berkomunikasi dengan muslimat NU Kabupaten Kediri.

“Saya berharap, jika dipercaya menjadi anggota DPRD, bisa mewakili masyrakat dari keluarga besar muslimat NU Kabupaten Kediri sehingga dalam kegiatan dakwah-dakwah yang dilakukan oleh muslimat dapat mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah,” harapnya.

Untuk dukungan Calon Presiden, mengingat Muslimat NU mayoritas mendukung Jokowi-Amin, M. Zaini mengaku akan menyesuaikan dengan apa yang telah didukung oleh Muslimat NU. Apalagi, di internal Partai Demokrat sendiri tidak ada larangan atau kewajiban mendukung salah satu calon presiden.

“Dalam segala pertemuan atau rapat-rapat internal tidak ada kewajiban kami mendukung capres A atau capres B. Jadi tidak ada salahnya saya mendukung Pak Jokowi,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Muslimat Kabupaten Kediri Dra. Hj. Mudawamah mengaku saat ini jumlah muslimat NU di Kabupaten Kediri mencapai 22.000 anggota. Namun ditanya dukungan untuk caleg dari Partai Demokrat ini, Hj. Mudawamah mengaku masih dalam tataran proses.

“Untuk caleg yang lain kami masih menyesuaikan. Karena prinsipnya sejauh mana caleg ini peduli pada muslimat, dan sejauh mana caleg ini peduli pada kepentingan umat,” katanya.

Doa dan istighasah bersama yang digelar di halaman kantor Muslimat NU ini bertujuan memohon agar Negara selalu aman, damai, dan bersatu ‘Seperti Jargonya NKRI’ serta mendukung pasangan capres nomor urut 01. [nng/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar