Politik Pemerintahan

Diancam Dipenggal Kepala, Jokowi Lebih Memilih Sabar

Malang(beritajatim.com) – Presiden RI mendapat ancaman dipenggal kepalanya dalam sebuah video yang viral oleh seorang pemuda yang diketahui berinisial HS. Video yang viral itu diambil ketika pendukung capres 02 berunjuk rasa ke Bawaslu Jumat lalu.

Polisi kemudian menangkap pemuda tersebut di Parung, Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/5/2019) pagi. HS kini pun ditetapkan tersangka oleh kepolisian karena ulahnya mengancam kepala negara.

Menanggapi ancaman itu, Jokowi memilih bersabar. Dia menanggapi santai ancaman pemenggalan itu. Menurutnya, di bulan puasa dirinya memilih lebih bersabar. Selain itu, dirinya juga menyerahkan proses hukum ke aparat kepolisian.

“Ini bulan puasa, kita semua puasa yang sabar. Tapi proses hukum ya kita serahkan ke aparat kepolisian,” ujar Jokowi usai meresmikan Tol Malang-Pandaan, Senin, (13/5/2019).

Diketahui HS, diduga melanggar Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 27 ayat 4 juncto Pasal 45 ayat 1 UU ITE. Dia diduga melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar