Politik Pemerintahan

Di Tengah Pandemi, Pemkab Sampang Naikan Tarif Retribusi di Pasar

Sampang (beritajatim.com) – Di tengah situasi perekonomian tidak stabil dampak dari pandemi Coronavirus Disease 2019, tarif retribusi di pasar Srimangunan, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, justru naik.

Iksan, salah satu pedagang pasar Srimangunan mengatakan, saat ekonomi rakyat menurun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) justru menaikan tarif retribusi. “Dalam situasi seperti ini seharusnya pemerintah memikirkan untuk membantu rakyatnya bukan menambah beban dengan menaikan retribusi,” keluhnya, Senin (20/7/2020).

Menurut Iksan, daya beli masyarakat dampak dari Covid 19 ini sangat menurun, terutama terjadi pada barang yang bukan sebagi kebutuhan pokok. “Dagangan saya ini dalam sehari belum tentu laku, apalagi sekarang dibebani dengan kenaikan retribusi,” imbuhnya.

Hal senada juga dilontarkan Munasid, bahwa kenaikan retribusi kali ini tidak ada sosialisasi maupun mengajak para pedagang duduk bersama. “Biasanya kalau retribusi mau naik itu kita diajak rapat kemudian ada sosialisasi. Tetapi sekarang tidak ada dan kami menilai kenaikan retribusi ini diputuskan sepihak,” ujarnya.

Sementara, Misnaki, Kepala pasar Srimangunan Sampang, saat dikonfirmasi membenarkan tentang kenaikan retribusi pasar. “Kenaikan retribusi itu sesuai Perda no 19 tahun 2020 dengan rincian kenaikan sekitar 25 persen, dan akan diberlakukan Agustus mendatang. Sementara untuk tarif parkir juga mengalami kenaikan sebesar 100 persen,” tandasnya.[sar/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar