Politik Pemerintahan

Di Surabaya, Pengguna Kantong Plastik Bakal Dapat Sanksi

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Eko Agus Supiandi menyampaikan, surat imbauan ini mulai disebar dan disosialisasikan ke beberapa pelaku usaha di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Komitmen Wali Kota Tri Rismaharini terkait pengelolaan sampah di Surabaya, khususnya sampah plastik, semakin kuat. Hal ini seiring dengan resminya pelarangan penggunaan kantong plastik sekali pakai di Kota Pahlawan.

Melalui Surat edaran berisi imbauan bernomor 660.1/7953/436.7.12/2019, Risma mengimbau agar perangkat daerah, pengusaha kuliner seperti ritel, restoran, coffee shop, toko kue; pengusaha jasa seperti mall, hotel, bank, dan tempat hiburan, hingga pengelola pasar se-Surabaya tak lagi menggunakan kantong plastik sekali pakai.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Eko Supiandi mengatakan, surat imbauan yang dikeluarkan Pemkot Surabaya itu sudah berlaku saat ini. “Berlakunya sih mulai surat itu diterima ya. Itu kan masih edukasi, jadi imbauan supaya tidak menggunakan plastik,” katanya.

untuk sementara, Pemkot Surabaya masih menggunakan acuan Perda Kota Surabaya Nomor 01 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Sampah dan kebersihan di Kota Surabaya.

Namun ke depan, sembari melakukan sosialisasi, Pemkot Surabaya akan membuat Perwali yang mengatur tentang itu. Setelah ada Perwali, Pemkot Surabaya bakal memberi sanksi apabila masih terdapat pihak yang tetap menggunakan plastik.

“Karena ada perdanya itu, setelah itu baru terbit Perwali, lama-lama ada sanksinya. Sudah semestinya kalau ada aturan pasti ada sanksinya,” terangnya.

Sebagai informasi, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam hal pengolahan sampah juga terbukti menarik perhatian banyak pihak. Salah satu bukti nyatanya adalah saat ini nama Risma masuk ke jajaran bursa menteri Presiden Jokowi periode 2019-2024. Wali Kota Surabaya dua periode ini dianggap layak menjadi Menteri LHK. [ifw/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar