Politik Pemerintahan

Di Hadapan Menteri Desa, Bupati Jombang Paparkan Progres Pembangunan

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat memeparkan progres pembangunan di depan Menteri Desa PDTT Halim Iskandar, Sabtu (8/8/2020)

Jombang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jombang menerima kunjungan kerja Menteri Desa (Mendes) Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi (PDTT) RI Abdul Halim Iskandar, Sabtu (8/8/2020) bertempat di Gedung Bung Tomo Kantor Pemkab setempat.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab beserta segenap pejabat, Ketua DPRD juga mantan pejabat di lingkup Pemkab Jombang menyambut hangat penuh kekeluargaan Menteri Desa PDTT yang juga merupakan warga Jombang tersebut. Bahkan Halim Iskandar pernah menjabat Katua DPRD Jombang selama dua periode berturut-turut.

Dalam sambutannya Bupati Mundjidah Wahab mengawali sambutannya menyebut bahwa H. Abdul Halim Iskandar adalah cucunya yang paling gantheng, yang tetep awet muda. “Alhamdulillah dapat bersilaturahmi dengan seluruh jajaran aparatur di lingkup Pemkab Jombang, ditengah kondisi masih mewabahnya Covid-19, dan alhamdulillah proses kesembuhan pasien terus meningkat,” kata Mundjidah.

Dalam koordinasi dan silaturahmi tersebut, Bupati Mundjidah Wahab memaparkan progres pembangunan Kabupaten Jombang, sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2020 yang visinya adalah Bersama mewujudkan Jombang Yang Berkarakter dan Berdaya Saing.

Disampaikan juga oleh Mundjidah, program program inovatif sector pelayanan publik seperti Bulaga (Bupati Melayani Warga), juga progres pembangunan infrastruktur sejak 2014. “Pelebaran jalan dan pembangunan jalan sudah halus semua. Sudah cor semua. Pun demikian dengan pelebaran jalan Wonosalam. Termasuk perencanaan pembangunan stadion bertaraf nasional, juga pembangunan Pasar Daerah,” tambahnya.

Mundjidah kemudian memaparkan nilai Alokasi Dana Desa di Kabupaten Jombang yang kini sudah mencapai Rp 280 M, 150 juta dengan capaian realisasi sudah 79, 53 persen, hingga penyaluran Bansos. Di Kabupaten Jombang juga telah terwujudnya kemandirian desa. “Sudah ada 14 Desa mandiri dan sudah tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Jombang,” paparnya.

Sementara Halima Iskandar dalam sambutannya menjelaskan, dirinya sangat berbahagia karena berada diantara saudara dan sahabatnya dan lebih banyak menyampaikan true story di tanah kelahiran yang menempa dirinya mulai dari nol didalam struktur pemerintahan juga politik hingga 30 tahun.

“Apalagi saya berbicara di hadapan Bupati Jombang, mbah saya, politisi yang tak kenal waktu mulai gadis sampai gadis lagi. Meski usianya sudah sangat lumayan, tapi beliau masih sehat. Mari kita doakan beliau selalu sehat,” ungkapnya.

Mendes juga menjabarkan soal perkembangan terkini penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang telah capai 99 persen. Proyeksi penggunaan Dana Desa hingga Desember 2020, masih membutuhkan alokasi anggaran hingga Rp53 Miliar untuk desa-desa yang telah habis disalurkan.

“Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu soal desa aman Covid-19, maka alokasi Dana Desa bakal lebih difokuskan pada pengadaan masker. Kita akan melakukan Gerakan Masif Pengadaan masker yang diproduksi oleh desa tapi sosialisasi dan gerakan pembagian masker ke rumah-rumah dilakukan oleh Ibu-ibu PKK,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar